Rencana Foto Telanjang Massal di Melbourne Dijegal

Hasil karya seniman dan fotografer Spencer Tunick berjudul 'Sea of Hull' di pusat kota Hull, Inggris utara, 9 Juli 2016. (Sumber: abc.net.au/Reuters: Andrew Yates)

Sejumlah pemilik bisnis di Melbourne tengah melobi supermarket besar di Australia, Woolworths untuk membatalkan keputusannya menolak akses bagi fotografer internasional yang hendak menggunakan lahan parkirnya untuk sesi pemotretan telanjang masal.

Melbourne, Baranews.co – Spencer Tunick, fotografer dunia yang sudah banyak memotret foto telanjang massal berencana untuk memotret ribuan warga Melbourne di lahan parkir milik supermarket tersebut.

Tempat parkir berada di bagian atap gedung yang terletak di Chapel Street, Prahan, dekat pusat kota Melbourne.

Fotografer yang juga seniman berbasis di New York ini terkenal dengan foto-fotonya yang memotret kerumunan orang telanjang di tempat umum.

Ia juga telah menciptakan sejumlah instalasi seni yang menampilkan ratusan orang telanjang, termasuk di Sydney Opera House tahun 2010.

Kelompok bisnis lokal yang mengundang Spencer untuk gunakan bagian atap gedung sebagai fitur utama proyek musim dingin di Melbourne.

Mereka mengatakan sudah ada 10 ribu orang yang telah mendaftar untuk ambil bagian dalam acara tersebut.

“Rencananya adalah untuk memamerkan kawasan kami ini ke seluruh dunia,” kata Chrissie Maus, kepala Asosiasi Kawasan Chapel Street, kepada ABC Radio Melbourne.

“Tempat parkir Woolworths memiliki pemandangan indah ke arah jam di gedung balai kota … pemandangan kota yang indah sebagai latar belakang, dan ini tentu menjadi foto yang paling mengesankan untuk menunjukkan Prahran di peta dunia bagi Spencer Tunick.”

‘Ketidaknyamanan’ bagi pelanggan

Dalam sebuah pernyataan, Woolworths mengatakan keputusan menolak permintaan melakukan pemotretan di tempat parkirnya berdasarkan pada kekhawatiran akan dampaknya bagi para pelanggan di akhir pekan.

“Kami baru-baru ini memperbarui lahar parkir di atap gedung di toko kami di Prahran untuk membuatnya lebih mudah diakses dan nyaman, serta tujuan utamanya adalah agar pelanggan bisa mendapat akses mudah ke lahan parkir mobil yang tersedia di dekat toko kami,” ujar juru bicara Woolworths.

“Permintaan pemotretan untuk akhir pekan, yang merupakan waktu tersibuk dalam sepekan di toko kami, dan karena itu kita harus memastikan pelanggan memiliki akses yang mudah ke toko kami saat buka.”

Chrissie sebagai perwakilan dari kawasan Chapel Street dari hasil pengamatan kelompoknya menemukan biasanya ada sekitar empat mobil di lahan parkir pada Sabtu pagi.

Ia kini memulai sebuah petisi yang mendesak supermarket tersebut untuk mempertimbangkannya kembali.

“Foto ini akan menjadi viral, tidak hanya di Australia, tapi juga di seluruh dunia,” katanya.

“Ini saja akan membantu meningkatkan penjualan supermarket.”

Dalam sebuah pernyataan, Spencer Tunick mengatakan ia mendukung petisi agar rencana pemotretan bisa terwujud.

“Pemotretan di lahan parkir atap gedung Woolworths Prahran memberikan kesempatan luar biasa bagi warga Melbourne untuk menjadi seniman, mengingatkan warga Melbourne bahwa Woolworths memiliki hubungan simbiotik dengan mereka,” katanya.

“Saya juga ingin mencatat bahwa sebagai seniman yang spesifik pada tempat, saya memiliki catatan panjang melakukannya di beberapa lokasi paling ikonik dan bersejarah di dunia.

“Saya memiliki kesempatan untuk melakukannya di Grand Central Station di New York City, Opera House di Brugge Belgium, dan Four Seasons Restaurant di New York.

“Saya percaya tempat terbaru [di Melbourne ini] memiliki sesuatu yang unik tentangnya … ini adalah dunia lain.” (Joseph Dunstan/ABC News/swh).

Sejumlah foto telanjang di penjuru dunia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*