Diskusi Bara JP: Lawan Hoax dengan Informasi Faktual Keberhasilan Jokowi-JK

Suasana diskuisi hoax di Markas Bara JP di bilangan Cawang Baru, Jakarta Timur, 31/5-2018. Depan kanan Viktor Sirait dan Ketua Umum Bara JP Sihol Manullang (Foto: BaraJP/Rusia Astuti).

Jakarta, Baranews.co – Sejak Pilpres 2014 Jokowi sudah jadi sasaran tembak karena pihak lawan melihat kekuatan pendukung Jokowi, disebut relawan, sangat kuat. Pihak lawan pun memakai informasi bohong, belakangan ini ramai dibicarakan sebagai hoax, bahkan sudah merupakan fitnah, caci-maki dan ujaran kebencian.

Dalam kaitan itulah jelang Pilpres 2019 Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menyelenggarakan diskusi “Menolak Hoax Dor to Dor” (31/5-2018). Acara yang diawali dengan buka bersama dilangsungkan di Markas Bara JP di bilangan Cawang Baru, Jatinegara, Jakarta Timur.

Dari berbagai penjuru Ibu Kota lebih 100 relawan mengikuti kegiatan yang diisi dengan pemberian materi tentang langkah-langkah konkret menghadapi hoax. “Kalau hoax dilawan dengan hoax itu artinya kita tidak beradab,” kata Aries Suyuti, anggota Dewan Pakar di Seknas Jokowi, yang jadi pemateri.

Untuk itulah Aries memberikan beberapa langkah konkret yang beradab dalam melawan hoax terkait dengan pencalonan kembali Jokowi sebagai calon presiden (Capres) 2019-2024.

Salah satu hoax yang jadi sajian utama kubu ‘the haters’ adalah isu PKI. Tentu saja ini tidak hanya semata-mata hoax, tapi sudah masuk ketegori fitnah dan ujaran kebencian.Untuk melawannya, saran Aries, sampaikanlah informasi faktual tentang keberhasilan pemerintahan Jokowi-JK. Mulai dari pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, bendungan, asrama santri, dll.

Begitu juga dengan keberhasilan di sektor kesejahteraan rakyat (Kesra), seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk biaya sekolah serta Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk kesejahteraan masyarakat. Di masa pemerintahah Jokowi-JK tidak ada alasan warga untuk tidak berobat dan menyekolahkan anak sampai dengan sekolah menengah atas (SMA/SMK/Aliyah) karena semua didukung oleh pemerintah.

Itulah yang dikatikan oleh Viktor Sirait, Bendara Umum DPP Bara JP, sebagai keuntungan bagi relawan yang mendukung dan memilih Jokowi. “Memang kita tidak menerima uang,” kata Viktor dalam acara diskusi, “Tapi, fasilitas kesehatan dan pendidikan kalau dihitung nilainya besar.” Itulah sebabnya, menurut Viktor, para relawan tetap mendukung dan memilih Jokowi sebagai pesiden pada masa pemerintahan 2019-2024.

Dalam kaitan itu Aries memberikan kunci cara berperan yaitu memakai media sosial dengan menyebarkan informas faktual tentang keberhasilan Jokowi-JK. “Ya, sama sama dengan MLM dalam sektor perdagangan.” Kata Aries. MLM adalah multi marketing level yaitu pemasaran yang berjenjang dan berantai.

Relawan membentuk jaringan mulai dari tingkat kelurahan-RW-RT. Relawan-relawan inilah yang akan mengajak warga untuk memahami keberhasilan Jokowi-JK sebagai bagian dari upaya mendorong warga memilih Jokowi pada Pilpres 2019.

Aries Suyuti (kedua dari kanan) dan Wasekjen Bara JP Yayong Warjono (kanan) menyimak tanggapan Viktor Sihite Manullang (Foto: BaraJP/Rusia Astuti).

Dalam bahasa lain, Viktor mengatakan dengan memilih pemimipin yang bersih, jujur, berwibawa, wawasan luas dan merakyat, “Kita sudah mendapatkan keuntungan yang besar.” Viktor memberikan bandingan kalau pemimpin yang korup tentulah rakyat hanya gigit jari dan mengelus dada melihat uang rakyat dirampok.

Aries berpesan agar semua relawan memakai media sosial, seperti Facebook dan Instagram, untuk mem-posting informasi faktual terkait dengan keberhasilan Jokowi-JK. “Ya, minimal 30 postingan per pekan,” kata Aries.

Dengan langkah-langkah ini Aries yakin pada bulan Agustus 2018 saat pencalonan elektabilias Jokowi sudah di atas 55 persen. Itu pulalah harapan Sihol Manullang, Ketua Umum Bara JP, agar pemenangan Jokowi sebaga Presiden Ri 2019-2024 berjalan mulus.

“Siap. Menangkan Jokowi 2 Priode.” Itulah teriakan relawan yang mengikuti acara diskusi. Relawan sudah menyiapkan diri untuk melawan hoax dengan informasi yang faktual bukan dengan hoax dan fitnah. Beberapa relawan mengaku jengah dengan hoax terkait Jokowi, tapi mereka akan membalasnya dengan informasi faktual tentang keberhasilan pemerintahan Jokowi-JK (swh). *

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*