5 Alasan Neymar Harus Pilih Manchester United Ketimbang Real Madrid

Bintang Paris Saint-Germain, Neymar, merayakan gol bunuh diri yang dicetak bek Olympique Marseille, Rolando, dalam laga Liga Prancis di Stadion Parc des Princes, Paris, pada 25 Februari 2018. (Sumber: bolasport.com/GEOFFROY VAN DER HASSELT/AFP).

Baranews.co – Megabintang berkebangsaan Brasil, Neymar, akhir-akhir ini dikaitkan dengan kepindahan dari Paris Saint-Germain (PSG) menuju Real Madrid.

Tak hanya Real Madrid, raksasa Liga Inggris, Manchester United, juga dikabarkan mengincar Neymar di bursa transfer berikut.

Namun, akankah Neymar bergabung dengan dengan salah satu dari klub tersebut?

Pemain asal Brasil itu justru lebih baik jika bergabung dengan Manchester United.

BolaSport merangkum 5 alasan Neymar lebih cocok bergabung dengan Manchester United.

1. Menghormati Barcelona

   Lionel Messi, Luis Suarez, dan <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/neymar'>Neymar</a>, berangkulan dalam pertandingan La Liga kontra Real Sociedad, 28 November 2015.

Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, berangkulan dalam pertandingan La Liga kontra Real Sociedad, 28 November 2015. (Sumber: bolasport.com/LLUIS GENE/AFP).

Neymar pernah membela Barcelona pada periode 2013-2017.

Jika Neymar pindah ke Real Madrid, hal tersebut bisa disebut pengkhianatan.

Real Madrid adalah saingan berat Barcelona dan kedua tim punya gengsi serta profil tertinggi di Liga Spanyol.

Apabila Manchester United menjadi tujuan Neymar selanjutnya, keputusan tersebut akan lebih menghormati Barcelona.

2. Mencegah kebencian

Selain menghormati Barcelona, tentu Neymar akan dibenci oleh suporter Barcelona.

Nasib Neymar bisa seperti Luis Figo jika pindah ke Real Madrid.

  Ekspresi bintang Barcelona, <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/neymar'>Neymar</a>, saat melawan Athletic Bilbao, pada perempat final kedua Copa del Rey di Stadion Camp Nou, 27 Januari 2016.

Ekspresi bintang Barcelona, Neymar, saat melawan Athletic Bilbao, pada perempat final kedua Copa del Rey di Stadion Camp Nou, 27 Januari 2016. (Sumber: bolasport.com/LLUIS GENE/AFP).

Kepindahan ke Manchester United akan mencegah suporter Barcelona membenci sosok Neymar.

3. Mencoba liga baru

Liga Inggris bisa menjadi tantangan baru untuk Neymar jika pindah ke Manchester United.

Neymar pernah merasakan sengitnya persaingan di Liga Spanyol.

                    Bintang Paris Saint-Germain, <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/neymar'>Neymar</a>, merayakan gol bunuh diri yang dicetak bek Olympique Marseille, Rolando, dalam laga Liga Prancis di Stadion Parc des Princes, Paris, pada 25 Februari 2018.

Bintang Paris Saint-Germain, Neymar, merayakan gol bunuh diri yang dicetak bek Olympique Marseille, Rolando, dalam laga Liga Prancis di Stadion Parc des Princes, Paris, pada 25 Februari 2018. (Sumber: bolasport.com/GEOFFROY VAN DER HASSELT/AFP)

Meski demikian, dominasi Barcelona dan Real Madrid disebut membuat Liga Spanyol kurang ketat.

Apalagi, banyak yang mengklaim bahwa Liga Inggris jauh lebih kompetitif dari Liga Spanyol.

4. Menjadi daya tarik klub

Saat ini Manchester United mempunyai Paul Pogba sebagai sorotan.

Selain harga mahal, penampilan Paul Pogba memang selalu mengundang perhatian.

Dengan kedatangan Neymar, bukan tidak mungkin ia akan menggusur ketenaran Paul Pogba.

Neymar, selain punya skill mumpuni juga sering membuat kontroversi.

5. Manchester United lebih butuh

Sejak musim 2012-2013, Manchester United tak pernah memenangi Liga Inggris.

Bahkan sudah lama sejak Manchester United terakhir memenangi Liga Champions.

Saat itu Manchester United masih memiliki sosok Cristiano Ronaldo sebagai pemain bintang.

Manchester United perlu sosok bintang seperti Neymar untuk memenangi Liga Champions.  (transfermarkt,sportskeeda.com/Pradipta Indra Kumara/bolasport.com/if).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*