Ketika Kandang Manchester United Hancur karena Bom

Pemandangan salah satu tribune di Stadion Old Trafford, Sir Bobby Charlton Stand, dalam laga Liga Inggris 2016-2017 antara Manchester United menghadapi West Bromwich Albion pada 1 April 2017. (Sumber: bolasport.com/OLI SCARFF/AFP).

Baranews.co – Aksi pengeboman sedang menjadi isu hangat saat ini. Jika menilik sejarah, markas Manchester United pun pernah luluh lantak akibat bom.

Suasana Indonesia sedang mencekam menyusul ledakan di tiga gereja Surabaya pada Minggu (13/5/2018).

Saat luka masyarakat Tanah Air belum sembuh, teror kembali terjadi di kota yang sama.

Hanya satu hari berselang pasca-ledakan di tiga gereja, bom meletus lagi di Mapolrestabes Surabaya.

Dikaitkan dengan sepak bola, Old Trafford yang merupakan markas Manchester United juga pernah mengalami pengeboman.

Kisahnya terjadi saat Perang Dunia II. Stadion berjulukan Teater Impian itu tercatat dua kali dijatuhi bom oleh pesawat-pesawat sekutu.

Serangan pertama berlangsung pada 22 Desember 1940, yang menyebabkan permukaan lapangan menjadi hancur.

Setahun kemudian, tepatnya pada 11 Maret 1941, Old Trafford menjadi sasaran pengeboman untuk kali kedua.

Stadion berkapasitas 74.994 bangku itu dijatuhi dua bom sekaligus sehingga membuat tribun utama, lapangan, dan ruang ganti hancur lebur.

Setelah melalui proses pembangunan kembali, Manchester United akhirnya bisa menggelar laga kandang lagi pada 1949 dengan menjamu Bolton Wanderers. (Ade Jayadireja/bolasport.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*