Tiba di Kupang, jenazah Bripka Mahrum Prencje bakal dimakamkan di TMP Alor

Jenazah anggota intel Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, asal Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur Bripka Marhum Prenctje yang menjadi korban penusukan di depan Markas Brimob Depok Jabar tiba di bandara El Tari Kupang, Kota Kupang Sabtu pagi.

Baranews.co – Jenazah anggota intel Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, asal Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur Bripka Marhum Prenctje yang menjadi korban penusukan di depan Markas Brimob Depok Jabar tiba di bandara El Tari Kupang, Kota Kupang Sabtu pagi. Kedatangan Jjenazah Almarhum diantar langsung oleh istri dan tiga orang anaknya serta sejumlah keluarga besar yang berada di Jakarta.

Saat tiba di tempat kargo Bandara El Tari sejumlah pasukan Brimob Polda NTT serta sejumlah personel Polres Kupang Kota juga sudah berkumpul dan siap menyambut kedatangkan jenazah tersebut.

Adik kandung korban Sarifuddin Prenctje saat ditemui di bandara mengaku jenazah korban nantinya akan langsung dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Malua Galiau Batu Nirwala, Desa Petleng, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor.

“Hari ini langsung dibawa ke Alor menggunakan kapal Basarnas dan langsung dimakamkan pada pukul 15.00 Wita,” katanya dilansir Antara, Sabtu (12/5).

Usai disambut di bandara El Tari, jenazah langsung dibawa ke Pelabuhan Navigasi Tenau dan diberangkatkan menggunakan kapal Basarnas.

Sebelumnya pada Kamis (10/5) malam anggota Intel Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat Brigadir Kepala (Bripka) Pol Marhum menjadi korban penusukan yang dilakukan seseorang tidak dikenal di sekitar Markas Komando (Mako) Brimob Polri Kelapa Dua Depok itu.

Korban sempat berteriak yang didengar anggota Brimob Briptu Mato dan Briptu Grusce yang menembak pelaku hingga tewas lantaran berusaha melarikan diri. Bripka Marhum sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob namun korban mengembuskan napas terakhir.

Sementara setelah ditelusuri jenazah pelaku penikaman tersebut adalah seorang mahasiswa yang berinisial TS.

(merdeka.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*