Tak Napsu Makan saat Cuaca Panas, Ini Penjelasan Ilmiah

Cuaca panas tentunya membuat kita malas atau enggan keluar ruangan. Teriknya sinar matahari membuat manusia menjadi mudah lelah, bahkan mengalami pusing ketika terlalu lama berada di luar.

Baranews.co – Cuaca  panas tentunya membuat kita malas atau enggan keluar ruangan. Teriknya sinar matahari membuat manusia menjadi mudah lelah, bahkan mengalami pusing ketika terlalu lama berada di luar.

Tak jarang, dalam beberapa kasus yang lebih buruk orang akan jatuh pingsan karena mengalami dehidrasi. So, mulai dari sekarang jangan pernah remehkan cuaca panas di lingkungan sekitar Anda. Pasalnya, pengetahuan yang kurang tepat, malah bisa membuat Anda celaka.

Banyak asumsi mengatakan bahwa cuaca panas dapat mengurangi nafsu makan seseorang. Mitos atau fakta? Ya, jawabannya adalah fakta. Banyak penjelasan ilmiah yang bisa menjelaskan sistem metabolisme tubuh saat menghadapi cuaca panas.

Sebagaimana diketahui, sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Pada saat menghadapi cuaca panas, manusia akan berkeringat sebagai reaksi tubuh untuk mendinginkan suhu badan. Di saat yang bersamaan, pasokan air dalam tubuh manusia semakin berkurang lantaran diolah sebagai keringat.

Alhasil tubuh akan mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) sehingga secara otomatis otak akan menerima perintah untuk mencari asupan air yang diperlukan dalam tubuh. Keinginan untuk banyak minum air adalah dampaknya. Tentunya Anda akan merasa lebih segar ketika banyak meminum air di kondisi panas terik.

Kesimpulannya, cuaca panas bisa menghilangkan keinginan untuk makan, karena kalah dengan hasrat untuk minum dan menghilangkan haus. Terkadang, sebagian besar orang sudah merasa cukup dengan hanya meminum air, tanpa memikirkan untuk mengonsumsi makanan saat cuaca sedang sangat panas.

Meski demikian, sebagian masyarakat ada yang memiliki nafsu makan tetap/konsisten saat menghadapi cuaca panas. Itu semua tergantung pada kebutuhan personal setiap manusia. Namun, ada beberapa tips makanan yang baik Anda coba di saat menghadapi cuaca panas.

Pisang bisa menjadi salah satu alternatif makanan yang bisa anda makan pada saat cuaca panas. Pisang mengandung mangan, vitamin C, potassium (elektrolit) dan kaya akan serat. Selain memberikan cukup energi saat Anda kepanasan, kandungan elektrolit yang terdapat di dalamnya bisa membantu metabolisme tubuh Anda.

Jika kurang suka pisang, Anda bisa menggantinya dengan ubi. Pasalnya, ubi mengandung serat dan potassium yang hampir sama dengan pisang. Anda juga bisa memakan kurma yang banyak mengandung karbohidrat, gula dan mineral yang banyak diperlukan tubuh supaya tidak gampang lelah di cuaca panas.

(okezone.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*