Kritik Antonio Conte, Bek Timnas Jerman Ini Terancam Dipinggirkan dari Skuat Chelsea

Antonio Rudiger dan Senad Lulic berduel pada laga Derbi Roma antara Lazio dan AS Roma di Stadion Olimpico, Minggu (4/12/2016). (Sumber: bolasport.com/FILIPPO MONTEFORTE/AFP).

Baranews.co – Pelatih Chelsea Antonio Conte menunjukkan ketegasannya kepada sang pemain, Antonio Rudiger, yang dianggap telah melontarkan kritik soal taktik yang digunakan.

Pemain Chelsea, Antonio Ruediger, disebut-sebut telah mengkritik taktik sang pelatih, Antonio Conte dan bisa saja membuatnya terlempar dari skuat The Blues di sisa musim.

Bek 25 tahun tersebut dikabarkan mengkritik keputusan sang pelatih yang membiarkan West Ham memegang kendali bola saat Chelsea unggul 1-0 dalam laga pekan ke-33 Liga Inggris, Minggu (08/04/2018).

Akhirnya, Chelsea kebobolan dan gagal memenangi pertandingan meski dihelat di kandang sendiri.
Sebagai akibatnya, kini tempat Rudiger diisi oleh Andreas Christensen dalam starting XI.

Bek timnas Jerman itu pun tak diberi kesempatan Conte untuk sekadar menghangatkan bangku cadangan, kendati telah bugar. Conte menyebut hal itu sebagai keputusan taktik.

Namun, Ruediger mengaku tak bermaksud untuk mengkritik Conte. Ia hanya berusaha menjelaskan apa yang mungkin menjadi penyebab performa buruk Chelsea.

 

Ketika ia ditanya apakah Conte akan meminggirkan dalam skuat terkait komentarna, Ruediger pun memberikan penjelasan.

“Mungkin saja itu terjadi, akan tetapi saya tak bermaksud untuk mengkritik,” ujar Ruediger dikutip BolaSport.com dari laman Sky Sports.

“Menurut saya keterpurukan kami adalah fakta, dan ini bukan soal taktik. Saya tak menyerang secara personal, maksud saya adalah secara kolektif tim ini memiliki masalah,” katanya menambahkan.

Eks pilar AS Roma itu juga menyatakan bahwa ia sempat terkejut atas keputusan sang pelatih yang meminggirkannya kendati telah memainkan banyak pertandingan pada beberapa pekan terakhir.

Sang bek pun mengaku tetap menjaga hubungannya dengan pelatih.

“Itu adalah hal yang normal, karena ia pelatih saya. Saya harus menghormatinya, karena ia adalah pelatih yang sangat hebat,” ucap Ruediger. (skysport.com/Ahmad Tsalis Fahrurrozi/bolasport.com/bh)>

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*