Disebut Perampok Liga Champions, Real Madrid Siap Perkarakan Media dan Suporter ke Meja Hijau

Zinedine Zidane Puas dengan 4 Gol Ronaldo di Gawang Girona Senin 19/3/2018 (Sumber: bolasp;ort.com/DOK/AFP/MARCA).

Baranews.co – Presiden Real Madrid, Florentino Perez dikabarkan bakal melaporkan media atau suporter yang menyebut Real Madrid sebagai perampok, setelah menang agregat 4-3 atas Juventus di babak perempat final Liga Champions, tengah pekan lalu.

Penalti kontroversial di menit akhir laga yang dieksekusi Cristiano Ronaldo menjadi penyebab media-media dan beberapa suporter anti-Madrid menggemborkan Real Madrid sebagai perampok Liga Champions.

Penalti tersebut didapatkan Madrid usai bek Juventus, Medhi Benatia melakukan pelanggaran kepada Lucas Vazquez.

Gol tersebut membuat Juventus tersingkir karena kalah agregat 3-4 dari Real Madrid.

Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, memprotes wasit Michael Oliver dalam laga Liga Champions kontra <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/real-madrid'>Real Madrid</a> di Santiago Bernabeu, Rabu (11/4/2018).

Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, memprotes wasit Michael Oliver dalam laga Liga Champions kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu (11/4/2018). (Sumber: bolasport.com/OSCAR DEL POZO/AFP).

Dilansir BolaSport.com dari harian Spanyol ABC, Real Madridakan melaporkan media dan suporter tersebut ke meja hijau karena dinilai telah merendahkan kehormatan klub.

Sebelum laga Malaga Vs Real Madrid, Zinedine Zidane telah mengatakan bahwa dirinya tak ingin membicarakan hal tersebut.

“Saya marah, itu hal memalukan untuk dibicarakan (soal perampok), saya sangat kecewa, bukan karena penalti, tetapi karena semua orang membicarakan kami sebagai perampok, kita harus menghentikannya,” ujar Zidane dilansir BolaSport.com dari Sport.

“Saya tak percaya orang-orang mengatakannya, saya tak setuju dengan mereka,” tambahnya.

View image on Twitter

Pemain Real Madrid, Lucas Vazquez menyatakan banyak yang iri dengan keberhasilan Real Madrid, seperti dilansir BolaSport.com dari Marca.

“Itu membuat orang-orang sakit hati melihat kami lolos ke semifinal 8 tahun berturut-turut,” ujar Vazquez.

“Hal itu membuat orang iri, dan kami harus belajar untuk hidup dengan hal seperti itu, banyak orang yang senang dengan ketidakberuntungan kami,” ujar Vazquez menambahkan. (Marca.com,ABC.es,Sport.es/Bagas Reza Murti/bolasport.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*