Kemhub Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2018

Nasabah BRI membawa tas sebelum pelepasan bus Mudik Gratis Bersama BRI di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (21/6). Bank BRI menggelar mudik bersama tujuh ribu nasabah menggunakan 110 armada bus, empat kereta api, dua pesawat dan satu kapal laut dengan daerah tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan. (Sumber: kontan.co.id/ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Jakarta, Baranews.co – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H yang jatuh pada pertengahan Juni 2018, Kementerian Perhubungan mengadakan program Mudik Gratis 2018 bagi pengendara sepeda motor yang ingin mudik ke kampung halaman.

Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan lalu lintas yang selamat, aman, dan lancar pada masa angkutan Lebaran.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, program mudik gratis bagi pengguna sepeda motor pada tahun 2018 untuk moda jalan berjumlah 1.130 bus dan 70 truk, dengan kapasitas angkut sebesar sekitar 50.000 orang dan 3.200 unit motor.

Sedangkan untuk moda kapal penyeberangan meliputi tiga lintasan yaitu Jakarta-Semarang, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Lampung dengan kapasitas masing-masing 1.000 orang dan 500 unit motor.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat juga akan memperluas titik tujuan, tidak hanya terfokus pada Pulau Jawa, tetapi area luar Pulau Jawa juga. “Lokasi tujuan mudik gratis tanpa sepeda motor tahun ini meliputi 32 kabupaten/kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung dan Sumatera Barat,” kata Dirjen Budi dalam keterangan resmi (25/3).

Sedangkan untuk mudik dengan sepeda motor meliputi sembilan kabupaten/kota, yaitu Tegal, Semarang, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Magelang, Wonosobo, Kebumen dan Purwokerto.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program mudik gratis 2018 ini dapat mendaftar secara online melalui website mudikgratis.dephub.go.id, atau dapat mendaftar langsung (offline) di kantor pusat Kemenhub Jakarta, kantor Dishub Kota Bogor, kantor Dishub Kota Depok, kantor Dishub Kabupaten Tangerang dan Dishub Kabupaten Bekasi.

Adapun persyaratan yang diwajibkan kepada calon penumpang wajib memiliki SIM dan STNK yang masih berlaku serta wajib membawa STNK, SIM, KTP, KK asli beserta masing-masing tiga lembar fotokopi, tidak boleh ada modifikasi atau aksesoris tambahan pada sepeda motor.

Selain itu, untuk memanfaatkan kapasitas yang tersedia, Budi telah berkordinasi dengan para paguyuban perantau di Jakarta untuk membantu sosialisasi dan dukungan pelaksanaan kegiatan Mudik Gratis Kementerian Perhubungan. “Dari hasil koordinasi sementara, terdata sekitar 21.500 orang siap untuk ikut serta mudik gratis bersama Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Di samping Mudik Gratis Pengguna Sepeda Motor Angkutan Lebaran Tahun 2018/1439 H, Kementerian Perhubungan juga melakukan pemantauan terhadap kegiatan mudik gratis yang dilakukan oleh pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Swasta. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak BUMN dan mitra kerja swasta, rencana mudik gratis tahun 2018 posisi saat ini tercatat sekitar 3.000 bus.

Budi berharap dengan adanya program mudik gratis ini dapat mengalihkan minat masyarakat yang tadinya akan mudik menggunakan sepeda motor beralih menggunakan bus, sehingga dapat menekan angka kecelakaan sepeda motor selama masa angkutan lebaran 2018 serta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin bertemu dengan keluarganya di kampung halaman. (Dina Mirayanti Hutauruk/kontan.co.id/if).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*