Begini Cara Menentukan Pelat Ganjil Genap Kendaraan

Suasana gerbang tol Bekasi Barat, Senin (12/3/2018). Pemberlakuan ganjil genap mulai diberlakukan hari ini (Sumber: Kompas.com/Setyo Adi)

Jakarta, Baranews.co – Kebijakan ganjil-genap mulai diterapkan di pintu Tol Bekasi Barat dan Timur mulai Senin (12/3/2018). Lalu bagaimana menentukan pelat nomor ganjil genap bagi mobil yang akan melintas?

Ketika kebijakan ini pertama diterapkan di sejumlah jalan protokol 2016 lalu, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta beserta Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya sudah menyepakati penentuan pelat ganjil atau genapnya mengacu pada satu angka yang ada di belakang.

Dengan demikian, kendaraan dengan pelat, misalnya B 1234 akan digolongkan sebagai kendaraan dengan pelat genap mengacu pada angka “4”.

Untuk angka 0 masuk hitungan genap lantaran dihitung selang-seling dengan angka 1 sesudahnya yang masuk golongan ganjil.

Secara teknis, pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil genap akan dilakukan dengan hanya memperbolehkan kendaraan berpelat nomor genap melintas pada tanggal genap. Sebaliknya, kendaraan dengan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil.

Ketika wacana ganjil-genap pertama di tol Jakarta-Cikampek pertama digulirkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Kepala BPTJ Prihartono menyebut pemeriksaan pelat nomor mobil dalam uji coba ganjil genap tidak dilakukan di dalam ruas tol.

“Jadi dicegatnya bukan di jalan tol, tapi di pintu tol. Nanti yang dicegat mobil-mobil yang masuk dari pintu tol,” ujar Bambang 16 Agustus 2017 lalu.

Bambang memberikan contoh, misalnya dari gerbang tol Bekasi Barat, jika hari itu merupakan tanggal ganjil, maka kendaraan yang berplat nomor angka genap tidak diperbolehkan masuk ke dalam jalan tol.

Tidak hanya di Gerbang Tol Bekasi Barat, Bambang mengatakan, pemeriksaan pelat nomor mobil akan dilakukan juga di gerbang tol Bekasi Timur.

Sementara itu, kebijakan sistem ganjil-genap ini tidak diberlakukan untuk kendaraan yang datang dari arah Bandung atau Cirebon.

“Kalau yang dari arah Bandung, Cirebon, dan lainnya walaupun mereka menggunakan plat genap ganjil enggak peduli, enggak apa-apa,” kata Bambang.

Peraturan ganjil genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Timur berlaku mulai hari ini, Senin (12/3/2018) pukul 06.00-09.00. Penerapan ganjil-genap hanya berlaku pada dua pintu tol tersebut untuk arah arah Bekasi ke Jakarta.

Pada hari ini, artinya kendaraan dengan nomor polisi genap yang dapat masuk ke dalam ruas tol melalui gerbang tol Bekasi Barat dan Timur. Sementara kendaraan dengan nomor polisi ganjil diharapkan beralih ke transportasi umum. (Nibras Nada Nailufar/kompas.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*