LIGA CHAMPIONS: FC Porto Vs Liverpool

Ilustrasi (Sumber: OddsDigger)

Baranews.co – Duel antara mantan juara Liga Champions terjadi pada babak 16 besar Liga Champions musim 2017-2018, Kamis (15/2/2018).

Jawara 2003-2004, FC Porto, akan menjamu juara Liga Champions musim 2004-2005, Liverpool, pada pertemuan pertama di fase gugur.

Namun, gelar juara tersebut diraih lebih dari satu dekade lalu. Keduanya pun ingin kembali unjuk gigi sekaligus mencoba mengulang kejayaan.

Jelang bentrok keduanya di Estadio do Dragao, Porto, beberapa cerita menarik terungkap.

Dilansir BolaSport.com dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta menarik jelang pertandingan leg pertama antara FC Portokontra Liverpool.

Pertama, Liverpool dan FC Porto baru bertemu di pentas Eropa sebanyak empat kali.

Wakil inggirs berhasil tak terkalahkan pada dua laga dan sisanya berakhir sama kuat.

Bahkan, pada musim 2000-2001 di ajang Piala UEFA (sekarang Liga Europa), Liverpool berhasil menang dengan agregat 2-0 dan memenangkan kompetisi kala itu.

Wasit Jonas Eriksson mengusir pemain <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/fc-porto'>FC Porto</a>, Felipe, dalam partai <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/liga-champions'>Liga Champions</a> lawan AS Monaco di Dragao Stadium, Porto, 6 Desember 2017.

Wasit Jonas Eriksson mengusir pemain FC Porto, Felipe, dalam partai Liga Champions lawan AS Monaco di Dragao Stadium, Porto, 6 Desember 2017.  (Sumber: bolasport.com/MIGUEL RIOPA/AFP).

Kedua, FC Porto sebagai tuan rumah sebenarnya masih kurang konsisten jelang meski berhasil lolos ke babak 16 besar.

Lolosnya wakil Liga Portugal musim ini menjadi keberhasilan dua kali beruntun sejak musim lalu, mengulang catatan yang sama pada sembilan tahun lalu.

Namun, Porto lolos dengan catatan yang cukup buruk, dengan tiga kekalahan di tiga laga terakhir dan kebobolan sembilan gol.

Mohamed Salah (tengah) merayakan gol <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/liverpool'>Liverpool</a> ke gawang Maribor pada partai fase grup <a style='color:#c1272d;text-decoration:none' href='http://bolasport.com/tag/liga-champions'>Liga Champions</a> di Stadion Ljudski vrt, Rabu (18/10/2017) dini hari WIB.

Mohamed Salah (tengah) merayakan gol Liverpool ke gawang Maribor pada partai fase grup Liga Champions di Stadion Ljudski vrt, Rabu (18/10/2017) dini hari WIB. (Sumber: bolasport.com/JURE MAKOVEC/AFP).

Ketiga, Liverpool sebagai tim tamu malah mencatatkan catatan superior sebagai peserta paling produktif nomor dua.

The Reds berhasil cetak 23 gol sepanjang fase penyisihan grup, hanya terpaut satu gol dari Paris Saint-Germain yang menjadi tim paling produktif.

Namun, sang lawan, Porto, juga menjadi tim paling produktif dalam mencetak gol dari skema set piece (tendangan bebas, tendangan pojok, penalti) dengan catatan delapan gol.

Secara statistik, Liverpool lebih diunggulkan saat melawan tim Portugal dibanding saat FC Porto melawan wakil dari Inggris.

Liverpool sudah lakoni 18 pertandingan kontra tim Portugal, lalu catatkan 28 gol dan kebobolan 16 gol.

Sedangkan Porto sudah jalani 38 pertandingan kontra tim Inggris, harus catatkan 66 kebobolan dan hanya mencetak 44 gol. (berbagai sumber/Aditya Fahmi Nurwahid/bolasport.com/bh).

Jangan lupa saksikan laga FC Porto kontra Liverpool pada hari Kamis (15/2/2018) pukul 02.45 WIB.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*