TENIS: Laga Ke-1.000 Venus Williams

Petenis tim Amerika Serikat, Venus Williams, saat bertanding melawan Arantxa Rus dari Belanda pada babak pertama kejuaraan tenis beregu putri Piala Fed Grup Dunia di US Cellular Arena, Asheville, Carolina Utara, AS, Sabtu (10/2) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Venus mengalahkan Rus, 6-1, 6-4. (Sumber: KOMPAS/AFP/GETTY IMAGES/RICHARD SHIRO).

ASHEVILLE, CAROLINA UTARA, AS, Baranews.co – Usia 37 tahun tak menjadi penghalang bagi Venus Williams untuk bersaing di arena tenis profesional sejak 1994. Kemenangan pada laga ke-1.000 mengantarkan keunggulan Amerika Serikat atas Belanda pada babak pertama kejuaraan tenis beregu putri Piala Fed Grup Dunia.

AS, yang berstatus juara bertahan, tinggal memerlukan satu kemenangan untuk ke semifinal, 21-22 April. Keunggulan 2-0 di US Cellular Arena, Asheville, Carolina Utara, AS, Sabtu (10/2) waktu setempat atau Minggu dini hari waktu Indonesia, salah satunya disumbangkan Venus.

Disaksikan sekitar 7.000 penonton, juga sang adik, Serena Williams, yang menjadi bagian dari tim AS, Venus meraih kemenangan pada pertandingan ke-1.000-nya. Dia mengalahkan Arantxa Rus, 6-1, 6-4. Keunggulan AS ditambah kemenangan Coco Vandeweghe atas Richel Hogenkamp, 4-6, 7-6 (6), 6-3.

Kemenangan atas Rus menjadi kemenangan ke-776 bagi Venus yang menjalani debut dalam turnamen WTA pada turnamen di Oakland Coliseum, California, 31 Oktober 1994, pada usia 14 tahun. Venus tampil dalam 277 turnamen yang menghasilkan 49 gelar juara, termasuk tujuh gelar juara tunggal putri Grand Slam.

Di kejuaraan Piala Fed, Venus menjalani debut pada 1999. Dia memenangi 24 dari 28 pertandingan dan mengantarkan AS menjadi juara pada 1999.

”Jujur, saya tak tahu tentang pencapaian itu. Saya hanya merasa senang bisa menikmati pertandingan, memiliki karier panjang dalam dunia yang saya cintai. Saya tak mengejar angka-angka itu, tetapi itu terjadi begitu saja,” tutur Venus.

Memasuki tahun ke-25 sebagai petenis profesional, Venus mengalami perjalanan karier naik-turun. Dia mengumpulkan tujuh gelar Grand Slam dalam rentang 2000-2008. Setelah itu prestasinya menurun karena terkendala penyakit yang menyerang kekebalan tubuhnya.

Namun, dalam usia 37 tahun, Venus bangkit kembali. Pada musim 2017, dia tampil dalam final Grand Slam Australia Terbuka dan AS Terbuka serta turnamen Final WTA. Dia mengakhiri musim lalu dengan berada di peringkat kelima dunia.

Dengan peringkat ke-8 saat ini, Venus menjadi petenis putri AS dengan peringkat terbaik dan berhak mendapat posisi sebagai tunggal pertama dalam tim Piala Fed. Ia pun menjalankan tugasnya dengan baik pada penampilan pertama di Piala Fed sejak perempat final Grup II 2016.

”Saya sangat bangga bisa tampil di sini. Saya tak ingin mengecewakan negara dan penonton yang memenuhi stadion ini,” kata Venus yang disambut meriah penonton saat memberikan sambutan seusai pertandingan.

Keunggulan 2-0 pada hari pertama juga didapat Ceko, lima kali juara Piala Fed dalam tujuh tahun terakhir, atas Swiss di O2 Arena, Praha, Ceko. Tuan rumah pun berharap kemenangan ketiga dari Petra Kvitova yang berhadapan dengan Belinda Bencic pada pertandingan pertama, Minggu. (AP/AFP/IYA)/Harian KOMPAS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*