Facebook Menguji Tombol Baru ‘Downvote’

Sumber: BBC Indonesia/GETTY IMAGES

Facebook sedang menguji sebuah tombol baru “downvote” untuk menyembunyikan komentar dan menyediakan umpan balik mengenai penggunanya.

Baranews.co – Meski begitu, Facebook menolak bahwa fitur baru itu adalah tombol “tidak suka”, yang telah diminta banyak pengguna jejaring sosial itu.

Tombol “downvote” sedang diuji cobaoleh sejumlah kecil pengguna di AS.

Perusahaan tersebut juga mengumumkan sejumlah langkah lain yang bertujuan untuk memperbaiki komunitas Facebook.

Jaringan sosial tersebut mengkonfirmasi uji coba itu ke situs berita Tech Crunch.

“Kami sedang mengeksplorasi sebuah fitur sehingga orang-orang dapat memberikan kami umpan balik mengenai komentar-komentar di halaman publik. Ini dijalankan untuk sekelompok kecil orang di AS saja,” kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

facebook downvote @MATTNAVARRA
Komentar yang di-downvote akan hilang dari lini masa anda.

Situs sosial lainnya seperti Reddit memiliki opsi “downvote” yang mengurangi visibilitas tulisan yang tidak populer.

Saat tombol “downvote” Facebook diklik, komentar yang terpilih disembunyikan. Orang-orang kemudian dapat memutuskan apakah akan menandai tulisan tersebut “menyinggung”, “menyesatkan” atau “di luar topik”.

Namun, hal itu tidak mempengaruhi visibilitas tulisan tersebut dan tidak mempengaruhi popularitasnya.

Tanggung jawab

Martin Garner, analis teknologi di CCS Insight, mengatakan tombol itu sepertinya adalah bagian dari keberlanjutan usaha Facebook untuk menghilangkan labelnya sebagai sebuah penerbit.

“Sangat jelas bahwa Mark Zuckerberg tidak ingin Facebook memiliki tanggung jawab mengidentifikasi tulisan mana yang menyinggung atau menyesatkan – dan yang mana yang tidak – karena itu akan meletakkannya di posisi seorang penerbit daripada sebuah platform,” katanya.

“Dia tidak ingin melakukannya karena itu meletakkan usahanya di arah yang berbeda – jadi dia bergantung kepada komunitas untuk melakukannya.”

“Itu adalah sebuah pertanyaan terbuka apakah itu jawaban yang tepat atau tidak namun ini cocok di sana.”

Dana untuk amal

Facebook juga mengumumkan dana sebesar $10 juta (Rp135 milyar) yang akan diberikan ke kelompok-kelompok komunitas sebagai usaha untuk mengatasi “polarisasi” politik.

“Komunitas non-politik seperti gereja, kelompok olahraga, kelompok orangtua pengasuh, penjaga anjing – ini semua adalah obat penawar alami untuk polarisasi,” kata Chris Cox dari Facebook.

“Salah satu hal terbaik yang dapat kami lakukan adalah membantu orang-orang yang tidak seperti mereka. Kelompok menjadi sangat efektif saat mereka mengumpulkan orang di luar internet. Mereka adalah kesempatan untuk orang-orang berkumpul akibat kesamaan yang mereka miliki.”

Kelompok-kelompok di Facebook akan dapat mengajukan pemakaian dana. Lima pemimpin komunitas akan diberikan $1 juta (Rp13 milyar) untuk mengembangkan amal mereka.

Sekitar 100 kelompok lainnya akan menerika dana hingga 50 ribu dolar AS (Rp 675 juta).

“Kami mencari ide dengan dampak besar yang dapat mengumpulkan orang bersama,” kata Cox. (BBC Indonesia/swh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*