LIGA CHAMPIONS: “Blaugrana” Mendapat Celah

Ilustrasi (Sumber: Tribunnews.com)

*Luis Suarez Kembali Haus Gol

TURIN, Baranews.co – Juventus kini bukan lagi tim yang bisa menyombongkan kekuatan lini pertahanan mereka. Jaring gawang “Nyonya Besar” kerap bergetar sejak awal musim. Inilah celah yang harus dimanfaatkan Barcelona saat bertandang ke Stadion Allianz, Turin, Kamis (23/11) pukul 02.45 WIB.

Barcelona sebenarnya tak perlu menang atas Juventus dalam laga lanjutan penyisihan Grup D Liga Champions ini. Hasil seri sudah cukup bagi “Blaugrana” untuk menjadi juara grup dan melaju ke babak 16 besar dalam satu laga tersisa. Sebaliknya, Juventus wajib menang untuk mengamankan posisinya di peringkat kedua grup.

Jika melihat rapuhnya pertahanan Juventus musim ini, tidak akan sulit bagi Barcelona untuk mendapatkan kemenangan atau hasil seri dalam laga ini. Juventus sudah kebobolan sebanyak 14 gol di Serie A dalam 13 laga terakhir serta lima gol dalam empat laga di Liga Champions.

Musim lalu, Juventus hanya kebobolan 9 gol dalam 13 laga pertama di Serie A dan dua gol selama fase grup Liga Champions. Bahkan, tim-tim lemah di Serie A seperti Benevento pun mampu mencetak satu gol ke gawang Juventus musim ini. Benevento menjadi fenomena di Serie A karena selalu kalah sejak awal musim ini.

Tidak hanya itu, sebelum menyambut Barcelona, Juventus kalah 2-3 dari Sampdoria di kandang sendiri pada akhir pekan lalu. Pelatih Juventus Massimiliano Allegri, seperti dilansir Football-Italia, menilai penurunan kualitas timnya akibat faktor mental. Karena itu, Allegri meminta para pemain untuk tidak panik, apalagi jika Barcelona bisa mencetak gol lebih dahulu.

Bukan hanya faktor mental. Jika melihat skuad Juventus saat ini, gawang mereka masih dijaga para pemain yang mulai kehilangan kecepatan dan refleks karena semakin tua. Musim ini adalah musim terakhir bagi kiper Gianluigi Buffon (39). Kedua beknya, Andrea Barzagli (36) dan Giorgio Chiellini (33), juga sudah mengikuti jejak Buffon untuk pensiun dari tim nasional Italia.

Melihat kondisi ini, Chiellini mencoba berpikir rasional. “Target kami sekarang adalah lolos ke babak 16 besar. Tidak penting lagi apakah menjadi juara grup atau tidak,” katanya.

Jika kalah dari Barcelona, Juventus masih punya kans mempertahankan peringkat kedua grup dengan mengalahkan Olympiakos pada laga terakhir. Mereka juga berharap Sporting Lisbon tidak menambah banyak poin.

Mulai tajam

Melawan Juventus yang lemah pertahanannya, Barcelona wajib mengandalkan serangan. Namun, sejak kehilangan Neymar, ketajaman serangan mereka sedikit berkurang. Bahkan, mereka tak mampu mencetak satu gol pun ke gawang Olympiakos, awal November lalu.

Akan tetapi, Luis Suarez membawa kabar baik. Pemain asal Uruguay ini kembali bisa mencetak gol (dua gol) saat mereka bertandang ke Leganes, akhir pekan lalu. Empat laga sebelumnya di La Liga, Suarez paceklik gol.

Di Liga Champions, Suarez terakhir kali mencetak gol saat melawan Paris Saint-Germain, Maret silam. “Saya tidak khawatirkan itu (paceklik gol). Yang penting sekarang saya merasa lebih baik,” katanya, seperti dikutip ESPN. (AFP/DEN)/Harian KOMPAS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*