Ini Tahapan Calon Independen Pilkada

"Sifat wajib. Makanya kita melakukan sosialisasi dari sekarang. Mulai 9 hingga 22 November ini, kita berikan sosialisasi dan pengumuman kepada masyarakat yang ingin maju, syarat-syaratnya seperti apa sehingga jauh-jauh hari mereka harus mengumpulkan KTP,"

Jakarta, Baranews.co – Komisi Pemilihan Umum mewajibkan kepada bakal calon perseorangan untuk mengunggah syarat-syarat pencalonan ke dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) yang sudah disediakan KPU. Hal ini dilakukan agar memudahkan calon tersebut dan KPU dalam mengidentifikasi kegandaan dukungan.

“Sifat wajib. Makanya kita melakukan sosialisasi dari sekarang. Mulai 9 hingga 22 November ini, kita berikan sosialisasi dan pengumuman kepada masyarakat yang ingin maju, syarat-syaratnya seperti apa sehingga jauh-jauh hari mereka harus mengumpulkan KTP,” ujar Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol 29, Menteng, Jakarta, Jumaat (10/11).

Ilham menuturkan bahwa syarat wajib tersebut telah diatur dalam Peraturan KPU tentang Pencalonan. Kewajiban isi Sipol ini, kata dia, merupakan bagian dari kewenangan KPU membuat norma baru sebagai interpretasi atas Undang-Undang.

“Silon kita wajibkan agar mereka isi dukungan dan memudahkan kami melakukan verifikasi terkait kegandaan dukungan, NIK kan bisa kelihatan di Silon sama seperti Sipol kemarin. Hanya bedanya, kalau Sipol untuk partai politik dan Silon untuk perseorangan,” terang dia.

Pihaknya, lanjut Ilham sudah melakukan bimbangan teknis kepada KPU di tingkat daerah terkait teknis penggunaan Silon dan operator silon. Selain itu, kata dia, KPU juga sudah melakukan sosialisasi kepada para calon kepala daerah khusus yang melalui jalur perseorangan terkait penggunaan Silon.

“Kita jauh-jauh hari melakukan sosialisasi sehingga dia bisa mempersiapkan dari awal. Jangan sampai mendaftar di hari-hari terakhir. Perlu daftar di awal-awal, agar masih bisa diperbaiki. Jadi, harus serius menjadi calon kepala daerah,” tandas dia.

Sebagaimana diketahui, KPU sudah mulai tahapan untuk paslon perseorangan di pilkada serentak 2018. Hari ini merupakan penetapan Daftar Pemilih Tetap Pemilu/pemilihan terakhir sebagai dasar perhitungan jumlah minimun dukungan persyaratan paslon perseorangan.

Berikut ini jadwal, tahapan dan program untuk paslon perseorangan:

– Pengumuman syarat minimal dukungan: 9-22 November 2017

– Paslon Gubernur dan Wagub
1. Penyerahan syarat dukungan ke KPU Provinsi/KIP Aceh: 22-26 November 2017
2. Penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran: 22-28 November 2017
3. Penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda: 22 November-5 Desember 2017

– Penyampaian syarat dukungan kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota: 6-8 Desember 2017

– Paslon bupati-wakil dan walikota-wakil
1. Penyerahan syarat dukungan ke KPU Provinsi/KIP Kabupaten/Kota Aceh: 25-29 November 2017
2. Penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran: 25 November-1 Desember 2017
3. Penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda: 25 November-8 Desember 2017

– Penyampaian syarat dukungan paslon kepala daerah kepada PPS: 9-11 Desember 2017
– Penelitian faktual di tingkat desa/kelurahan: 12-25 Desember 2017
– Rekapitulasi di tingkat kecamatan: 26-28 Desember 2017
– Rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota: 29-31 Desember 2017
– Rekapitulasi di tingkat provinsi: 1 Januari-3 Januari 2018
– Pendaftaran paslon: 8-10 Januari 2018

 
Sumber: BeritaSatu.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*