3 Masalah Kesehatan yang Sering Mengintai Pekerja Kantoran

Setiap pekerjaan punya risiko kesehatan masing-masing. Pekerja pabrik, misalnya, berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan dan penyakit jantung karena jenis pekerjaannya yang berbeda dengan pekerja kantoran. Lantas, masalah kesehatan apa yang mungkin dihadapi oleh karyawan kantor pada umumnya?

Baranews.co – Setiap pekerjaan punya risiko kesehatan masing-masing. Pekerja pabrik, misalnya, berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan dan penyakit jantung karena jenis pekerjaannya yang berbeda dengan pekerja kantoran. Lantas, masalah kesehatan apa yang mungkin dihadapi oleh karyawan kantor pada umumnya?

Meski terlihat enak dan nyaman, duduk di kursi kantor yang empuk seharian dan tidak melakukan aktivitas berat, nyatanya bisa memunculkan masalah kesehatan — dari yang ringan hingga berat. Tak hanya dapat memengaruhi kesehatan tubuh, namun kualitas performa kerja dan produktivitas juga bisa terganggu akibatnya.

Masalah otot dan rangka

Pekerjaan sehari-hari yang menuntut Anda untuk duduk lama di depan komputer dapat mengubah postur tubuh, sehingga menyebabkan masalah otot dan rangka seperti nyeri punggung dan leher.

Pasalnya, otot dan rangka tubuh sebenarnya dirancang untuk membuat Anda terus bergerak aktif. Ketika Anda berdiri dan berjalan, otot perut akan bekerja menegang untuk menopang tubuh, tapi selama duduk, otot ini tidak digunakan. Akibatnya, otot dapat melemah.

Membungkuk ke depan sewaktu bekerja untuk melihat layar komputer menempatkan stres yang luar biasa pada leher, terutama pada bagian yang menghubungkan tulang belakang dengan kepala. Postur yang buruk juga merusak otot punggung dan bahu, karena otot ini memanjang secara berlebihan untuk membungkuk di atas keyboard dalam waktu yang lama.

Masalah otot dan rangka juga bisa terjadi pada bagian lengan, terutama pada pergelangan tangan yang aus karena terus menerus dipakai untuk mengetik.

Berikut hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan mencegah masalah kesehatan ini muncul di kemudian hari:

  •     Perbaiki postur tubuh ketika duduk. Usahakan untuk duduk denga posisi punggung yang tegak dan jangan membungkuk. Buat bahu Anda rileks
  •     Jika Anda bekerja di depan komputer atau gadget, maka sebaiknya posisikan gadget lurus dengan pandangan mata. Jadi, tak membuat Anda harus mendongak atau menunduk. Hal ini akan membuat otot-otot bagian leher menjadi cepat lelah.
  •     Jangan lupa untuk membiasakan diri melakukan olahraga rutin. Selain olahraga rutin, Anda juga bisa melakukan gerakan-gerakan sederhana selama duduk di kantor untuk membuat otot tidak tegang.

Masalah kesehatan mata

Masalah kesehatan mata juga kerap menjadi langganan para pekerja kantoran, terutama:

  •     Mata memerah
  •     Kelopak mata bengkak
  •     Mata iritasi
  •     Penurunan kemampuan penglihatan
  •     Sakit kepala dan pusing ketika berusaha untuk melihat keadaan sekitar (Mata lelah)
Ilustrasi mata lelah
Ilustrasi mata lelah(MangoStar_Studio)

Sebagian besar kondisi ini disebabkan oleh penerangan ruangan yang tidak baik, misalnya, ketika seharian bekerja di depan komputer atau gadget.

Bagaimana mengatasinya? Perbaiki penerangan ruangan di kantor. Bila lampu ruangan terlalu redup, maka sebaiknya ganti dengan lampu dengan cahaya yang lebih terang. Selain itu, usahakan untuk menggunakan pelapis monitor yang membuat cahaya dari komputer tidak langsung merusak mata.

Anda juga sebaiknya memeriksakan kesehatan mata setidaknya 1-2 kali dalam satu tahun. Apalagi, jika telah menggunakan kacamata, maka risiko masalah kesehatan mata yang mungkin Anda alami semakin besar.

Masalah pendengaran

Pekerja kantoran juga berisiko alami masalah pendengaran akibat hiruk pikuk suara yang terdengar saat bekerja. Beberapa penyebab yang mungkin saja membuat Anda mengalami gangguan pendengaran seperti suara hingar bingar dari gosip tetangga, dering telepon, komputer, maupun peralatan elektronik yang mengeluarkan suara dan sering digunakan.

Ilustrasi menggunakan headset
Ilustrasi menggunakan headset(anyaberkut)

Atau juga bisa diakibatkan oleh penggunaan headset dengan volume besar-besaran ketika ingin fokus bekerja tanpa gangguan.

Jika Anda menggunakan headset sebagai peredam suara-suara tersebut, pastikan bahwa tidak menyalakan lagu terlalu kencang agar tidak merusak telinga. Jangan lupa untuk mengistirahatkan telinga dari headset yang digunakan. Lepas headset sesekali untuk memberikan telinga waktu untuk beristirahat. (kompas.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*