PIALA DUNIA 2018: Petaka Menanti Argentina

Ilustrasi (Sumber: TOTAL SPORTEK953)

*Cile Kembali Buka Peluang ke Piala Dunia

BUENOS AIRES, Baranews.co – Argentina terancam gagal menembus putaran final Piala Dunia Rusia 2018 setelah ditahan 0-0 oleh Peru pada kualifikasi zona Conmebol, Jumat (6/10) pagi WIB. Argentina pun terlempar dari lima besar dan hanya memiliki satu laga yang wajib dimenangi untuk lolos ke Rusia.

Pada kualifikasi di zona Conmebol atau Amerika Selatan, hanya empat tim teratas dari 10 peserta kualifikasi yang langsung lolos ke putaran final Piala Dunia. Tim di posisi kelima harus menjalani play offantarkonfederasi melawan wakil zona Oseania, Selandia Baru.

Jika gagal beranjak dari posisi saat ini, keenam, petaka akan memeluk Argentina seperti saat gagal lolos ke Piala Dunia 1970. Itu akan jadi ironi bagi dua kali juara dunia tersebut karena mereka bertabur bintang di semua lini, termasuk Lionel Messi.

“Situasi kami sangat tidak nyaman, tetapi itu tergantung dari kami sendiri. Saya tetap percaya diri kami akan menembus Piala Dunia,” kata Jorge Sampaoli, Pelatih Argentina.

Argentina berada di posisi keenam dengan 25 poin dan surplus satu gol, sama dengan Peru di posisi kelima. Namun, Argentina kalah dalam produktivitas gol dibandingkan dengan Peru.

Posisi ketiga dan keempat ditempati oleh Cile dan Kolombia, yang sama-sama mengumpulkan 26 poin dan surplus dua gol.

Perhitungan lolos

Kini, Argentina tinggal memiliki laga di markas Ekuador, Selasa pekan depan. Jika Argentina menang, poin mereka menjadi 28. Ada beberapa skenario bagi Argentina untuk lolos, tetapi syaratnya Messi dan kawan-kawan menang atas Ekuador.

Argentina dapat menempati posisi ketiga jika Peru imbang dengan Kolombia dan Cile kalah dari Brasil. Jika Cile menang atas Brasil dan Peru imbang dengan Kolombia, Argentina akan menempati posisi keempat.

Sementara jika Cile menang atas Brasil dan Kolombia mengalahkan Peru, Argentina akan menempati posisi kelima yang menyediakan tiket ke play off antarkonfederasi. Jika Peru yang menang, tetapi selisih gol kemenangannya di bawah selisih gol Argentina, tim “Tango” akan menempati posisi keempat.

Namun, untuk meraih kemenangan atas Ekuador bukan perkara mudah bagi Argentina. Dalam empat pertemuan terakhir di markas Ekuador, “La Albiceleste” seri tiga kali dan kalah sekali.

Skenario terburuk bagi Argentina adalah mereka kalah dari Ekuador. Ini merupakan ucapan selamat jalan bagi Argentina.

Jika Argentina dan Ekuador imbang, Messi dan kawan-kawan bisa lolos hanya jika Peru kalah dari Kolombia dan Paraguay gagal mengalahkan Venezuela.

Berbagai skenario itu kini menghantui Argentina yang performanya di bawah standar, seperti saat menjamu Peru di Stadion Alberto Jose Armando, Buenos Aires. Pada 15 menit pertama, Argentina memiliki dua peluang emas setelah Gabriel Mercado dan Lionel Messi melepaskan tendangan ke gawang.

Namun, kedua tendangan itu ditahan kiper Peru, Pedro Gallese. Secara total, Gallese melakukan enam penyelamatan di depan gawang. Bagi Peru, hasil 0-0 menguntungkan karena menjaga peluang kembali ke Piala Dunia setelah absen sejak 1982. “Mendapatkan hasil ini di Argentina sangat sulit. Namun, yang lebih penting, kualifikasi hanya bergantung pada kami,” kata Ricardo Gareca, Pelatih Peru.

Pada laga lainnya, Cile bangkit dan menang 2-1 atas Ekuador. Gol Cile dicetak Eduardo Vargas dan Alexis Sanchez. Kemenangan ini memperbesar peluang Cile lolos ke putaran final. (Reuters/AP/ECA)/Harian KOMPAS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*