Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan: Penjelasan Tentang Progress Pembangunan Kawasan Wisata Danau Toba

Kawasan wisata yang dikembangkan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) saat ini dalam tahap perencanaan. Tetapi pada saat yang sama secara paralel beberapa investor luar negeri seperti China, Jepang, Korea, dan Singapura telah menyatakan minatnya untuk ber-investasi di kawasan Danau Toba.

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berdiskusi dengan Ir Sanggam Hutapea MM terkait pengembangan kawasan wisata Danau Toba

MEDAN, Baranews.co – Kawasan wisata yang dikembangkan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) saat ini dalam tahap perencanaan. Tetapi pada saat yang sama secara paralel beberapa investor luar negeri seperti China, Jepang, Korea, dan Singapura telah menyatakan minatnya untuk ber-investasi di kawasan Danau Toba.

Hal ini dikatakan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pada pertemuan terbatas sambil makan siang, Jumat 06 Oktober 2017, di kantor Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, Jln Kapten Pattimura No 125, Medan, Sumatera Utara.

Pada pertemuan itu hadir Gubernur Sumatera Utara Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, Direktur Utama BPODT Ir Arie Prasetyo, Pelaku Bisnis Wisata Ir Sanggam Hutapea MM, dan beberapa orang lainnya.

Dijelaskannya, progres pengembangan kawasan wisata Danau Toba hingga saat ini, baik menyangkut pembangunan infrastruktur (utamanya jalan tol Medan-Parapat) dan pengembangan kawasan wisata di bawah wewenang BPODT seluas 605 hektar.

Menko Kemaritiman menegaskan, tidak ada lahan lain yang akan digunakan BPODT. Bahkan direncanakan lahan yang akan didirikan bangunan hanya sekitar 300 ha. Sisanya seluas 300 ha lagi akan diperuntukkan tetap jadi kawasan hijau. “Untuk itu, kami meminta dukungan dari semua stakeholder dalam pengembangan Danau Toba,” ujarnya.

Di sisi lain dia menambahkan, progress pembangunan jalan tol Medan-Parapat. Ruas sepanjang 60 km dari Kuala Namu ke arah Tebingtinggi akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo tanggal 10 Oktober 2017 ini. “Pembangunan jalan tol Medan-Parapat akan konsisten dilanjutkan. Bahkan setelah itu akan dibangun juga jaringan kereta api dari Medan ke Parapat,” katanya.

Pada kesempatan itu Menko Kemaritiman juga meminta masukan dari para pelaku bisnis wisata.

Ir Sanggam Hutapea MM menyampaikan perlu direncanakan penataan pantai di kawasan Danau Toba dengan membangun pedestarian agar wisatawan dapat menikmati Danau Toba sambil berjalan kaki. Di samping itu juga direncanakan kawasan kuliner di sekitar pantai seperti yang terdapat di Jimbaran Bali.

“Dengan dibangun dan dikembangkannya kawasan wisata Danau Toba, maka jumlah wisatawan akan meningkat dan diharapkan sektor pariwisata akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja di kawasan Danau Toba,” ujarnya. (dalihannatolunews.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*