Target PLN: Seluruh Desa di NTT Dapat Listrik di 2018

Ilustrasi (Sumber: detiknews/dok PLN)

KUPANG, Baranews.co – PLN memberikan perhatian khusus untuk melistriki seluruh desa di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan target selesai 2018. Progres listrik desa di tahun ini sudah mencapai 86% pengerjaan.

Seperti salah satunya yang terlihat di desa Neke Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Selama ini, desa yang letaknya tak jauh dari jalan nasional Kupang-Atambua itu belum teraliri listrik.

“Pelistrikan di desa Neke ini sudah menunjukkan hasil yang signifikan, kami targetkan di akhir 2017, semua warga di Neke sudah bisa menikmati listrik. Ini akan menjadi kado Natal bagi warga Neke, kepuasan kami saat 1273 warga Neke bisa tersenyum puas menikmati aliran listrik,” ungkap Direktur Human Capital Management PLN, Muhamad Ali, saat acara roadshow di Kecamatan TTS menuju upacara HUT RI ke-72 PLN di Atambua, Selasa (15/8/2018).

Warga Oenino menyambut dengan senang hadirnya listrik di desa mereka. Warga pun tak segan untuk membantu PLN jika dibutuhkan, seperti merelakan pohon yang terpaksa ditebang untuk dilewati transmisi.

“Yang terpenting listrik menyala, kami rela pohon kami ditebang demi PLN bisa segera menyelesaikan pembangunan transmisi, supaya anak-anak kami bisa segera menikmati listrik,” ungkap salah satu warga Neke, Stevanus.

Camat Oenino, TTS, Jacobus Benamtuan, menambahkan warga sudah tidak sabar dan antusias untuk menikmati listrik. Untuk itu warga akan membantu jika ada yang dibutuhkan PLN dalam percepatan pelistrikan desa.

“Dengan adanya listrik kami yakin akan bisa meningkatkan taraf hidup warga di Neke. Apalagi dengan itikad PLN yang akan melistriki seluruh kecamatan Oenino, tentu saja menjadi angin segar bagi warga, anak-anak akan bisa meningkatkan waktu belajarnya sehingga prestasi pun akan semakin meningkat. Listrik juga akan membuka kesempatan warga untuk menerima informasi dari luar melalui TV dan media,” ungkap jacobus.

Jacobus mengatakan, manfaat lain yang akan hadir jika desa berlistrik yakni turunnya beban warga dalam mendapatkan penerangan. Selama ini warga menggunakan penerangan dengan damar minyak tanah yang terbatas dan mahal. Tentu dengan adanya listrik masuk dari PLN warga akan terbantu dengan pembayaran listrik yang lebih murah melalui subsidi dari Pemerintah.

Saat ini dari 7 desa di Kecamatan Oenino, PLN telah berhasil melistriki 3 desa, dan 4 desa lainnya telah mulai dikerjakan pelistrikannya sejak Mei lalu dengan mencapai progres 86%. Target selesai untuk seluruh desa di kecamatan Oenino yakni pada Desember 2017.

Secara keseluruhan dari 3.270 desa di NTT, jumlah desa yang berhasil dilistriki sebanyak 2.067 desa, sedangkan 1.203 desa lainnya sedang dalam progress pengerjaan, dengan target selesai pada 2018.

Selain itu PLN juga berhasil menyelesaikan proyek transmisi 70 kV ruas Kefamenanu-Atambua, sehingga daya yang dihasilkan di Kupang bisa mengalir hingga Atambua.

Sistem Timor saat ini telah terhubung melalui interkoneksi Kupang-Atambua dengan total panjang jaringan mencapai 245,55 kms dengan daya mampu sebesar 120 MW dan beban puncak 74 MW, sehingga sistem Timor mempunyai cadangan daya sebesar 46 MW. (irw/wdl)/Irwan Nugroho – detikFinance/if

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*