Kiprah Dustin Hoffman di Dunia Layar Perak

Sumber: dw.com

Tanggal 8 Agustus, aktor kondang Dustin Hoffmann genap berusia 80 tahun. Dia sudah bermain di lebih 60 film. Inilah peran-peran spektakulernya.

The Graduate (1967)

Dustin Hoffman membuat debutnya 1967 dalam komedi “The Tiger Makes Out.” Tapi terobosan besarnya terjadi dengan film kedua, “The Graduate”. Berperan sebagai Benjamin Braddock, pemuda 21 tahun yang baru saja selesai kuliah dan bertemu dengan Mrs Robinson, perempuan matang yang dengan segala cara berusaha memikatnya. Dengan film ini, nama Dustin Hoffmann melejit dan masuk nominasi untuk Piala Oscar.

Still from 'Midnight Cowboy' with Dustin Hoffman and Jon Voight (Getty Images)

Midnight Cowboy (1969)

Setelah kesuksesan itu, Dustin menolak sebagian besar peran yang ditawarkan dan lebih memilih tampil di teater. Dia kemudian berperan sebagai penipu lumpuh dalam film John Schlesinger, “Midnight Cowboy,” yang dibintangi bersama Jon Voight. Di sini Dustin memainkan karakter yang tidak sopan dan kontras dengan peran-perannya yang “bersih”. Kedua aktor kemudian dinominasikan untuk Oscar.

Film still 'Little Big Man' with Dustin Hoffman wearing a buffalo hat (Imago/Entertainment Pictures)

Little Big Man (1970)

Beralih ke genre lain, Dustin lalu membintangi film satire western tahun 1970: “Little Big Man” disutradarai oleh Arthur Penn. Kisah tentang seorang anak laki-laki kulit putih Jack Crabb yang dibesarkan dalam komunitas penduduk asli Amerika, Cheyenne. Hoffman digambarkan dalam film pada fase-fase berbeda, dari usia remaja hingga tua dan berusia 121 tahun.

Still from 'Straw Dogs' with Dustin Hoffman and Susan George in a love scene (Cinémathèque suisse)

Straw Dogs (1971)

“Straw Dogs” adalah salah satu film terbesar sutradara Sam Peckinpah, dibintangi Dustin Hoffmann dan Susan George, sebagai pasangan muda yang pindah ke kota yang sepi di Inggris untuk menghindari tekanan era perang Vietnam di AS. Tapi di sana, mereka tidak mendapat ketenangan. Pada saat diluncurkan, film ini jadi kontroversial karena adegan pemerkosaan yang panjang.

Still from 'All the President's Men' starring Dustin Hoffman and Robert Redford (picture-alliance/dpa)

All the President’s Men (1976)

Tidak sampai dua tahun setelah skandal Watergate, film ini muncul mengisahkan tentang skandal itu. “All the President’s Men” adalah adaptasi dari memoar dengan judul yang sama yang ditulis dua wartawan Washington Post, Carl Bernstein (Dustin Hoffman) dan Bob Woodward (Robert Redford)yang menyelidiki skandal itu. Film ini sampai sekarang menjadi ikon tentang jurnalisme investigatif.

Still from 'Kramer vs. Kramer' with Dustin Hoffman and young actor Justin Henry (picture alliance/United Archives/IFTN)

Kramer vs. Kramer

Film ini bercerita tentang proses perceraian dan pengaruhnya terhadap anak remaja keluarga itu. Karakter Dustin berevolusi dari seorang direktur periklanan yang gila kerja menjadi seorang ayah yang protektif. Film ini mencerminkan perubahan pandangan tentang peran seorang ayah dan seorang ibu (diperankan oleh Meryl Streep). Untuk peran ini, Dustin Hoffman mendapat Oscar pertamanya.

Dustin Hoffman in 'Tootsie,' 1982 (Getty Images)

Tootsie (1982)

Satu lagi film komedi Hollywood yang menggebrak pasar pada 1980-an: “Tootsie” arahan sutradara Sydney Pollack. Dustin berperan sebagai Michael Dorsey, aktor berbakat tapi punya karakter sulit, sehingga susah dapat kerja. Dia lalu berpakaian sebagai wanita dan akhirnya menjadi sensasi TV.

Still from 'Death of a Salesman' with Dustin Hoffman (picture-alliance/dpa)

Death of a Salesman (1985)

Dalam film ini, Dustin memerankan seorang salesman yang menipu dirinya sendiri. Sebuah adaptasi novel ke dalam film TV yang disutradarai oleh sutradara Jerman Volker Schlöndorff. Dustin Hoffman memenangkan penghargaan Emmy dan Golden Globe atas penampilannya.

Dustin Hoffman and Tom Cruise in 'Rain Man' (picture-alliance/dpa)

Rain Man (1988)

Charlie Babbitt (Tom Cruise) baru mengenal abangnya, Raymond ( Dustin Hoffman), ketika ayah mereka meninggal. Keduanya lalu melakukan perjalanan yang penuh dengan pengalaman berharga. Peran mengesankan tentang seorang penderita autis, dengan kemampuan luar biasa. Dengan film ini, Dustin memenangkan Piala Oscar yang kedua.

Film still 'Wag the Dog' with Dustin Hoffman, Anne Heche, Robert De Niro (Imago/United Archives)

Wag the Dog (1997)

Film ini dirilis sebulan sebelum skandal seks yang melibatkan Monica Lewinsky dan Presiden Bill Clinton ramai. “Wag the Dog” menggambarkan bagaimana seorang ‘spin doctor’ (Robert De Niro) dan produser film Hollywood (Dustin Hoffman) bekerja sama dalam fabrikasi cerita perang untuk mengalihkan perhatian publik dari skandal seks yang melibatkan presiden.

Dustin Hoffman at the Cannes Film Festival 2017 (picture alliance/Sputnik/dpa/A. Yesayants)

The Meyerowitz Stories (2017)

Sampai usia 80 tahun, Dustin Hoffman masih tetap aktif. Dia sudah membintangi lebih dari 60 film. Film yang terakhir dibintanginya, “The Meyerowitz Stories” (komedi bersama Adam Sandler, Ben Stiller dan Emma Thompson) ditunjukkan pertama kali di Festival Film Cannes bulan Mei lalu. (dw.com/swh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*