Wacana Dukungan dari Perindo, Apa Untungnya bagi Jokowi?

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo beserta istri serta dua anaknya berlibur ke Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Kamis (29/6/2017). Dalam liburannya ini Joko Widodo dan keluarga terlihat menyambangi Pusat Primata Schmutzer.(Sumber?KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

JAKARTA, Baranews.co – Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai, dukungan Partai Perindo tidak akan banyak berpengaruh bagi Presiden Joko Widodo.

Alasannya, Perindo tak memiliki kursi di parlemen sebagai modal untuk mengusung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

Sebagai parpol baru, Perindo juga dinilai mempunyai basis massa yang belum cukup kuat.

Namun, Pangi menilai, Jokowi tetap mendapat keuntungan besar karena Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo mempunyai jaringan media massa yang luas.

MNC Group yang dipimpin Hary menaungi berbagai media mulai dari televisi, media online hingga cetak.

Menurut dia, pemberitaan media-media di bawah naungan MNC Group selama ini keras mengkritik berbagai kebijakan pemerintah.

Pasca-wacana dukungan Perindo untuk Jokowi, ia memperkirakan, akan ada perubahan dalam mengkritisi pemerintahan Jokowi.

“Ini kemenangan politik Jokowi. Akhirnya HT dan media yang selama garang mengkritik kebijakan pemerintah menyerah tanpa syarat,” Pangi kepada Kompas.com, Rabu (2/8/2017).

Selama ini, Jokowi juga didukung oleh Partai Nasdem yang dipimpin Surya Paloh.

Sama seperti Hary, Surya juga memimpin Media Group yang menaungi media televisi, online dan cetak. S

elain itu, Jokowi juga didukung oleh Partai Golkar. Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, juga memiliki jaringan media Viva Group.

Pangi mengatakan, pemberitaan media akan menjadi senjata yang ampuh untuk membangun pencitraan Jokowi dan memenangkannya dalam Pemilu 2019 mendatang. (Ihsanuddin/kompas.com/bh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*