Radio “Sputnik” yang Didanai Pemerintah Rusia Mengudara di Washington D.C.

Logo radio Sputnik yang didanai pemerintah Rusia di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg International 2017 (SPIEF 2017) di St. Petersburg, Rusia, 1 Juni 2017. (Sumber: VOA Indoensia/Reuters)

WASHINGGTON DC, Baranews.co – Radio Sputnik yang didanai pemerintah Rusia telah mulai mengudara di Washington DC, harapannya, mereka dapat menjangkau lebih banyak warga Amerika dengan apa yang mereka sebut sebagai “berita alternatif.” Sputnik mengatakan akan menyuarakan pandangan minoritas di luar media arus utama dan mendukung agenda anti-kemapanan. Para pengecam mengatakan Sputnik berfungsi sebagai bagian dari mesin propaganda Kremlin untuk merongrong institusi-institusi Barat.

Radio Sputnik milik pemerintah Rusia mengatakan siaran di Washington DC akan membuat warga Amerika di ibukota negara mendengarkan mereka dan tidak hanya mendengar apa yang dikatakan tentang mereka. Kepala Biro Radio Sputnik di Washington DC Mindia Gavasheli mengatakan, “Orang banyak mendengar tentang kami. Sayangnya mereka tidak benar-benar bisa mendengar siaran kami. Orang yang melaporkan tentang kami seringkali bahkan tidak mendengar siaran kami dan tidak memberitakan tentang kami atau apa yang kami lakukan secara akurat.”

Sputnik dan media lain yang didanai pemerintah Rusia mengklaim mereka mempromosikan pandangan-pandangan anti-kemapanan di luar media arus utama, tetapi bukan propaganda Kremlin.

Banyak orang seperti Robert Orttung yang mempelajari media Kremlin, tidak sepakat dengan asumsi itu.

“Pada akhirnya tujuan siaran ini, merupakan tujuan kebijakan luar negeri Rusia pada umumnya, yaitu untuk merongrong demokrasi kita, merusak kepercayaan warga Amerika pada institusi-institusi mereka sendiri,” jelasnya.

Sputnik memecat mantan korespondennya di Gedung Putih Andrew Feinberg yang ketika itu menjadi pengecam keras.

“Ini jelas propaganda. Gagasan bahwa mereka diserang oleh media korporat adalah konyol. Mereka dikecam karena melaporkan separuh-kebenaran, dan dalam beberapa kasus, kebohongan,” ujar Andrew.

Sputnik menolak pernyataan-pernyataan itu sebagai komentar mantan karyawan yang tidak puas.

Sputnik menawarkan platform bagi suara-suara mayoritas di Amerika tetapi menolak editorial yang mendukung teori konspirasi, dan dipublikasikan di media online mereka.

“Ada sanggahan yang mengatakan pendapat para kontributor tidak selalu tepat dengan editorial Sputnik. Mereka bebas melakuan apapun yang diinginkan,” ujar Mindia.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi kantor pusat stasiun televisi Russia Today di Moskow, 11 Juni 2013. Media-media besar Rusia termasuk RT, kantor berita RIA Novosti, Sputnik.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi kantor pusat stasiun televisi Russia Today di Moskow, 11 Juni 2013. Media-media besar Rusia termasuk RT, kantor berita RIA Novosti, Sputnik.

Meskipun apa yang diudarakan Sputnik sangat penting bagi politik, kebijakan dan masyarakat Amerika, para penyiar mereka seperti Garland Nixon, menolak tuduhan mengenai Rusia yang kian meningkat di Washington DC.

“Tuduhan-tuduhan, dari mana pun datangnya dan siapapun yang menyampaikannya, tidak penting bagi saya. Kalau sudah ada bukti, kita bisa tinjau bukti itu dan melakukan evaluasi. Tetapi saya tidak percaya kepada tuduhan-tuduhan itu, paling tidak mengingat siapa yang menyampaikannya,” papar Garland.

Radio Sputnik juga menolak kritikus yang mengatakan mereka ikut memberi sumbangan pada kampanye Kremlin melawan pihak Barat. Lee Stranahan, salah seorang penyiar Radio Sputnik untuk program “Fault Lines” mengatakan, “Jika orang ingin mengecam Rusia, silahkan saja. Saya tidak… hal itu tidak mengganggu saya sedikitpun. Ketika saya tinjau hal itu, bagaimana ya saya ungkapkan ini … Rusia itu bukan keprihatinan saya yang terbesar.”

Sputnik mengatakan orang-orang seharusnya membaca, mendengar dan memutuskan sendiri, apakah yang disampaikan Sputnik itu memang “berita alternatif” atau propaganda Kremlin. [em/jm]/VOA Indonesia/swh

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*