AKTIVITAS PRESIDEN: Presiden Jokowi: Hati-hati Agunkan Sertifikat Tanah

Presiden berdialog dengan salah satu warga saat menyerahkan 1.535 Sertifikat Hak Atas Tanah kepada warga Kalimantan Timur, di Balikpapan International Convention Center, Balikpapan, Kaltim, Kamis (13/7) siang. (Sumber: setkab.g.id/BPMI)

Oleh: ANITA YOSSIHARA/LUKAS ADI PRASETYA

BALIKPAPAN, Baranews.co – Masyarakat dapat memanfaatkan sertifikat tanah yang diberikan secara gratis oleh pemerintah untuk mengajukan kredit kepada perbankan. Namun, Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat berhati-hati supaya tidak memanfaatkan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif.

Peringatan itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pembagian sertifikat gratis di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (13/7). Hari ini Presiden didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A Djalil membagikan sertifikat untuk 1.335 bidang tanah.

Presiden menjelaskan, pemerintah terus mengupayakan agar semua masyarakat memiliki sertifikat lahan. Ini penting karena sertifikat merupakan tanda bukti kepemilikan atau hak atas tanah.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan sertifikat sebagai agunan pinjaman perbankan. Namun, Presiden mengingatkan masyarakat berhati-hati dalam mengagunkan sertifikat untuk pinjaman. ”Sertifikat boleh ’disekolahkan’ ke bank, tetapi harus hati-hati betul, harus benar-benar dikalkulasikan apakah bisa membayar cicilannya atau tidak,” katanya.

Presiden juga menyarankan masyarakat tidak menggunakan pinjaman bank untuk kebutuhan konsumtif. Masyarakat harus menggunakan pinjaman untuk investasi atau modal usaha. Harian KOMPAS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*