13 Tuntutan dan Ultimatum Arab Saudi Pada Qatar

Sumber: dw.com

Arab Saudi dan negara Arab lain yang memutus hubungan diplomatik dengan Qatar ajukan daftar 13 tuntutan untuk akhiri krisis di kawasan Teluk. Salah satu tututan adalah menutup Al Jazeera.

Kuwait yang bertindak sebagai mediator perdamaian antara Arab Saudi dan koalisinya serta Qatar yang terlibat krisis diplomasi berat, mengajukan daftar 13 tuntutan itu hari Jumat (23/6).

Krisis memuncak awal bulan Juni ini, setelah Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, yang dituding membiayai terorisme. Inilah krisis diplomatik paling berat di kawasan Teluk sejak 1991, saat berkecamuknya perang Teluk melawan Irak di bawah Saddam Hussein.

Negara-negara yang terlibat krisis diplomatik dengan Qatar

Pemerintah di Doha sejauh ini tetap menolak tudingan mendanai ekstrimisme. Namun realitanya, Qatar adalah patron bagi gerakan Hamas di Jalur Gaza, Palestina dan diduga kuat juga mendukung Ikhwanul Muslim atau “Muslim Brotherhood” yang menjadi oposisi di Mesir dan monarki di Riyadh.

Keempat negara menekan Qatar untuk mengambil sikap dan memenuhi seluruh tuntutan dalam tenggat 10 hari.

Inilah 13 tuntutan pada Qatar

Daftar 13 tuntutan Arab saudi dan koalisinya pada Qatar yang ditulis dalam bahasa Arab, kopinya diterjemahkan oleh kantor berita Associated Press.

Ini rinciannya [(rzn/hp: afp,rtr)/dw.com/swh]:

Irak Islamischer Staat Propagandafoto (picture-alliance/Zuma Press)

1. Akhiri Afiliasi Teror

Menghentikan dukungan dan memutuskan hubungan dengan semua “organisasi teroris,” terutama Ikhwanul Muslimin, al-Qaida, Islamic State dan Hizbullah di Libanon. Selain itu Doha juga harus secara formal mendeklarasikan kelompok-kelompok tersebut sebagai organisasi teror.

Katar Presse Newsroom beim Nachrichtensender Al Dschasira in Doha Englisch (Reuters)

2. Tutup Aljazeera

Menutup stasiun televisi terbesar di Arab, Al-Jazeera dan sejumlah media lain yang dibiayai dari Doha. Daftarnya antara lain mencakup Arabi21, Rassd, Al-Araby Al-Jadid dan Middle East Eye.

Türkei Manöver der U.S. und türkischen Luftwaffe (picture-alliance/dpa/N. Hodge)

3. Usir Militer Turki

Segera mengusir militer Turki yang ditempatkan di Qatar dan menghentikan semua bentuk kerjasama pertahanan dengan Ankara. Turki sebelumnya menambah jumlah pasukan di Qatar dan menawarkan program pendidikan militer untuk Qatar.

Afghanistan Symbolbild Taliban-Kämpfer (picture alliance/Photoshot)

4. Hentikan Pendanaan Teror

Menghentikan pendanaan kepada semua individu, kelompok atau organisasi yang dianggap sebagai organisasi teror oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, Bahrain, Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Symbolbild Taliban (Getty Images/AFP/A. Karimi)

5. Deportasi Tersangka Teroris

Menyerahkan “tersangka teroris” yang masuk dalam daftar buronan di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain ke negara asalnya. Selain itu Riyadh memerintahkan Qatar membekukan semua aset milik yang bersangkutan dan menyerahkan semua informasi terkait tempat tinggal, kegiatan dan keuangan.

Saudi Arabien Riad GCC Gipfel (picture-alliance/AP Photo)

6. Akhiri Intervensi di Negara Lain

Mengakhiri segala bentuk intervensi terhadap urusan dalam negeri semua negara berdaulat, tidak lagi memberikan kewarganegaraan kepada buron asal Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain, serta mencabut kewarganegaraan milik penduduk asing yang dilarang menggunakan kewarganegaraan ganda oleh negara asalnya.

Katar Doha Beamte Verteidigungsministerium (Getty Images/J. Ernst)

7. Hentikan Dukungan Terhadap Oposisi

Menghentikan hubungan dan kerjasama dengan kelompok oposisi di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain. Menyerahkan semua informasi yang merinci kerjasama dan dukungan Qatar terhadap kelompok oposisi tersebut.

Syrien Flüchtlinge Jarmuk (picture-alliance/dpa)

8. Membayar Kompensasi

Membayar uang ganti rugi dan kompensasi untuk setiap jatuhnya korban jiwa dan kerugian finansial lain yang disebabkan oleh kebijakan politik Qatar. Jumlahnya akan ditentukan dengan berkoordinasi dengan pemerintah di Doha.

Saudi-Arabien Marine-Übungen (
Getty Images/AFP/F. Nureldine)

9. Belenggu Kebijakan Luar Negeri

Mendukung kebijakan militer, politik, sosial dan ekonomi milik negara-negara Teluk dan negara Arab lain, serta mentaati kerjasama ekonomi yang dibuat dengan Arab Saudi pada 2014.

Katar Emir Scheich Tamim bin Hamad Al-Thani (picture-alliance/AP Photo/O. Faisal)

10. Pengawasan Total

Menyetujui semua tuntutan dalam waktu 10 hari atau tawaran normalisasi hubungan diplomatik akan dicabut. Arab Saudi juga mewajibkan audit bulanan di tahun pertama setelah Qatar menyanggupi daftar tuntutan, lalu audit per triwulan di tahun kedua. Selain itu Qatar akan diawasi setiap tahun selama 10 tahun ke depan.

 

Daftar tuntutan ke 12 dan 13 adalah tekanan, ultimatum serta tenggat waktu

-Memenuhi semuan tuntutan dalam waktu 10 hari, atau daftar tuntutan dianggap batal.

-Mengizinkan audit bulanan dalam kurun setahun pertama setelah tercapai kesepakatan. Setelah itu audit kuartalan dalam tahun kedua.Dalam 10 tahun ke depan Qatar akan terus dimonitor tahunan, terkait penaatan kesepakatan.

Sejauh ini pemerintah Qatar belum memberikan reaksinya atas daftar tuntutan dari Arab Saudi serta koalisinya itu. ‘as/ap (rtr,ap,afp,dpa)/dw.com/swh].

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*