Arkeolog Temukan Kuil Aztec Kuno Bersama 32 Tulang Leher Manusia

Kuil Kuno Suku Aztec untuk dewa angin Ehecatl yang ditemukan di jantung kota Meksiko.(Sumber: kompas.com/Henry Romero/Reuters)

Baranews.co – Di jantung kota Meksiko, arkeolog telah menemukan sisa-sisa kuil suku Aztec dan lapangan bola untuk upacara pengorbanan manusia. Selama beratus-ratus tahun lamanya, kuil tersebut terkubur di bawah hotel tahun 1950-an yang terletak di belakang katedral katolik Roma.

Penemuan ini diumumkan pada hari Rabu minggu lalu (7/6/2015) dan para arkeolog berkata bahwa kuil dan lapangan bola tersebut semakin mengungkap lokasi-lokasi terpenting dari ibu kota Aztec, Tenochtitlan, yang dijajah oleh bangsa Spanyol sekitar 500 tahun yang lalu.

Sejauh ini, para peneliti baru menemukan sebagian dari fondasi untuk sebuah kuil kuno yang berbentuk lingkaran. Suku Aztec kuno mendedikasikan kuil tersebut, bersama dengan lapangan bolanya, untuk dewa angin Ehecatl.

Merujuk pada kisah-kisah para penulis sejarah Spanyol yang sempat mengunjungi Tenochtitan, Diego Prieto selaku kepala institusi antropologi dan sejarah Meksiko mengatakan, berkat penemuan seperti inilah, kita mampu menunjukkan lokasi, posisi, dan dimensi sebenarnya dari struktur yang dideskripsikan dalam catatan sejarah.

Di samping lapangan bola tersebut, para arkeolog juga menemukan tumpukan 32 tulang leher laki-laki. Arkeolog Raul Barrera mengungkapkan, (tumpukan) tersebut merupakan persembahan yang disertakan dengan permainan bola dan terletak di dekat tangga. Ruas tulang belakang, atau leher-leher, tersebut sudah pasti diambil dari korban persembahan yang dipenggal.

Dibangun oleh kaisar Aztec, Azhuizol, yang memimpin dari tahun 1486 hingga1502, kuil kuno untuk dewa Ehecatl tersebut sangat ikonis pada zamannya. Dengan warna putih dan bentuk yang melingkar, kuil tersebut berbeda dari kuil-kuil Aztec lainnya yang berbentuk kotak di wilayah tersebut.

Arkeolog Aztec, Eduardo Matos, berkata bahwa puncak kuil tersebut kemungkinan besar dibangun menyerupai bentuk ular yang melingkar. Para pendeta Aztec kemudian akan memasuki kuil tersebut melalui pintu yang berbentuk seperti hidung ular.

Para arkeolog berkata bahwa setelah penggalian selesai, sebuah museum akan dibangun di atas situs tersebut. (The Guardian/Shierine Wangsa Wibawa/kompas.com/bh).

Kuil Ehecatl yang ditemukan di jantung kota Meksiko (Henry Romero/Reuters)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*