Tarawih Bersama Warga, Jokowi Sampaikan Pesan Saling Menghormati

Presiden Joko Widodo menunaikan ibadah salat Tarawih 9 Ramadan 1438 H atau 4 Juni 2017, bersama warga di Masjid Jami Assa'adah yang berada di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat menyampaikan pesan perdamaian.

Jakarta, Baranews.co – Presiden Joko Widodo menunaikan ibadah salat Tarawih 9 Ramadan 1438 H atau 4 Juni 2017, bersama warga di Masjid Jami Assa’adah yang berada di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat menyampaikan pesan perdamaian.

Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, Jokowi yang didampingi Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, tiba sekira pukul 19.03 WIB dan langsung menunaikan salat Isya berjamaah. Ustaz Deden Ibnu Akil bertindak sebagai imam, sedangkan Ustad Jayadi Hasan bertindak sebagai khatib dalam salat Tarawih kali ini.

Presiden Jokowi salat Tarawih di Masjid Jami Assa'adah, Bogor. (Foto: Biro Pers Setpres)Presiden Jokowi salat Tarawih di Masjid Jami Assa’adah, Bogor. (Foto: Biro Pers Setpres) Foto: Biro Pers Setpres

Kehadiran Presiden membuat terkejut sejumlah warga yang akan menunaikan salat Tarawih di masjid tersebut. Meski demikian, mereka tampak senang dan mengapresiasi kegiatan Presiden dalam menghidupkan suasana Ramadan.

Jokowi pun menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat terhadap kehadirannya di masjid tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih pada malam hari ini atas penerimaan yang sangat ramah sehingga saya bisa bersama-sama salat berjamaah mulai dari salat Isya, Tarawih, dan Witir yang sudah kita selesaikan bersama-sama. Alhamdulillah,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis yang disampaikan Bey Machmudin, Minggu (4/9/2017).

Usai salat Witir, Jokowi memberikan sambutannya terkait pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah yang menjadi ciri khas umat muslim Indonesia. Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara besar yang memiliki keanekaragaman suku, agama dan budaya, yang patut disyukuri dan dipelihara dengan baik.

Presiden Jokowi salat Tarawih di Masjid Jami Assa'adah, Bogor. (Foto: Biro Pers Setpres)Presiden Jokowi salat Tarawih di Masjid Jami Assa’adah, Bogor. (Foto: Biro Pers Setpres) Foto: Biro Pers Setpres

“Di negara kita yang besar ini, Indonesia, yang terdiri dari 17 ribu pulau, 714 suku, 516 kota dan kabupaten, dan 34 provinsi, serta 1.100 lebih bahasa lokal membutuhkan persaudaraan, baik ukhuwah Islamiyah di antara kita umat muslim maupun ukhuwah wathoniyah di antara kita sebangsa dan setanah air,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan seluruh umat muslim agar senantiasa saling menghormati, baik antar sesama maupun dengan umat agama lainnya. “Kita harus saling hormat-menghormati, harga-menghargai, di antara kita semuanya baik sesama umat muslim maupun dengan umat-umat agama lain yang juga hidup di negara kita,” tuturnya.

Presiden Jokowi salat Tarawih di Masjid Jami Assa'adah, Bogor. (Foto: Biro Pers Setpres)Presiden Jokowi salat Tarawih di Masjid Jami Assa’adah, Bogor. (Foto: Biro Pers Setpres) Foto: Biro Pers Setpres

Langkah tersebut dinilai Jokowi lebih memberikan manfaat daripada menghabiskan energi untuk hal-hal yang tidak perlu. Apalagi di era kompetisi saat ini, Indonesia harus memiliki nilai tambah untuk bersaing dengan negara-negara lain.

Tarawih Bersama Warga, Jokowi Sampaikan Pesan Saling MenghormatiFoto: Biro Pers Setpres

“Jangan sampai energi kita, kita habiskan untuk hal-hal yang tidak perlu. Negara ini memerlukan energi besar, kekuatan besar kita semuanya untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada sehingga kita bisa melebihi negara-negara yang lain,” kata Presiden.

Tak lupa, sebelum meninggalkan masjid, Presiden menyalami para jamaah, membagi-bagikan buku, hingga berswafoto dengan para jamaah yang hadir.

Tarawih Bersama Warga, Jokowi Sampaikan Pesan Saling MenghormatiFoto: Biro Pers Setpres

(detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*