Cerita Sang Ayah Menunggu di Luar Saat Afi “Ngobrol” dengan Jokowi-JK

"Anak saya saat itu diajak masuk dalam ruangan. Ada Pak Presiden ada juga Pak Wakil Presiden dan ada perwakilan dari UGM. Saya waktu itu diminta nunggu di depan ruangan,"

BANYUWANGI, Baranews.co – Asa Firda Inayah pemilik akun Afi Nihaya Faradisa akhirnya bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo saat diundang mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Istana Negara, Kamis (1/6/2017).

Wahyudi (47), sang ayah yang mendamping Afi saat di Jakarta, menuturkan bahwa putrinya sempat diajak berbicara khusus di dalam ruangan oleh Jokowi dan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

“Anak saya saat itu diajak masuk dalam ruangan. Ada Pak Presiden ada juga Pak Wakil Presiden dan ada perwakilan dari UGM. Saya waktu itu diminta nunggu di depan ruangan,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (2/6/2017) malam.

Namun, Wahyudi mengaku, tidak tahu apa yang dibicarakan oleh anak pertamanya di dalam ruangan dengan Jokowi. Hanya saja, lanjut dia, saat keluar dari ruangan, Jokowi langsung menyalaminya dan berpesan kepadanya untuk menjaga Afi.

“Saya hanya dipesani agar saya terus menjaga Afi. Sempat saya bilang minta dibantu terkait kuliah Afi, terus Pak Presiden bilang, ‘ndak usah khawatir sudah diurusi’. Katanya, Afi mau ke UGM. Gitu kata Pak Presiden,” katanya.

Wahyudi mengaku tidak percaya, dia dan anaknya bisa bertemu Presiden Joko Widodo secara langsung.

Lha kami ini orang desa, enggak ada kepikiran buat ketemu sama presiden,” ungkapnya.

Setelah anaknya bertemu Presiden Jokowi, Wahyudi mengaku tidak menanyakan lagi materi pembicaraan anaknya dan Jkowi-JK di dalam ruangan. Afi, lanjut Wahyudi, juga tidak bercerita kepada ayahnya apa yang dibicarakannya dengan Presiden.

“Anak saya memang tertutup. Jarang cerita kepada saya sama ibunya. Mulai dulu memang gitu,” katanya.

Setelah bertemu dengan Presiden Jokowi, Wahyudi kembali ke Banyuwangi pada Jumat (2/6/2017) ke Banyuwangi, sedangkan Afi masih tinggal di Jakarta karena masih ada undangan yang harus dihadiri.

“Sebenarnya saya khawatir melepas dia, tetapi gimana lagi. Tapi di Jakarta Afi tidak sendirian, banyak temannya yang menemani,” pungkasnya. (kompas.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*