5 Dampak Buruk Keseringan Main Facebook

Tak bisa dimungkiri bahwa keberadaan Facebook sangat membantu terhubung dengan teman-teman lama. Selain itu, media sosial ini juga bisa mendatangkan hiburan untuk penggunanya.

Baranews.co – Tak bisa dimungkiri bahwa keberadaan Facebook sangat membantu terhubung dengan teman-teman lama. Selain itu, media sosial ini juga bisa mendatangkan hiburan untuk penggunanya.

Namun, tahukah Anda bahwa bermain Facebook ada dampak negatifnya. Tidak percaya? Berikut uraiannya.

Bermain Facebook waktu pun terbuang
Mensjournal melansir bahwa rata-rata pengguna Facebook menghabiskan waktunya sekitar 17 menit dalam sehari hanya untuk melihat komentar atau foto yang diunggah oleh teman-teman pengguna media sosial buatan Mark Zuckerberg tersebut.

Kemudian, kegiatan mengirimkan komentar pada unggahan foto atau sebagainya, maka rata-rata pengguna Facebook paling sedikit bisa menghabiskan waktu sekitar satu jam setiap harinya.

Coba Anda pikirkan, berapa lama Anda menghabiskan waktu di situs ini setiap harinya? Alangkah baiknya jika Anda gunakan waktu tersebut untuk hal-hal yang lebih produktif.

Buruk untuk kesehatan Anda
Facebook kerap menampilkan promosi destinasi wisata dengan pemandangan yang indah, atau menampilkan pengalaman-pengalaman seru teman lainnya yang sayang sekali untuk dilewatkan.

Namun, tahukah Anda bahwa bermain Facebook bisa berdampak buruk pada kesehatan Anda?

Sebuah studi menunjukkan bahwa bermain Facebook dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan menghambat pelepasan hormon pertumbuhan, mengganggu pencernaan dan penglihatan, membatasi pemikiran dan membunuh kreativitas serta mempengaruhi pola tidur dan kebahagiaan.

Menghabiskan kuota Internet hanya untuk Stalking
Rata-rata orang dewasa memiliki 338 teman di Facebook dan mungkin 10 persen dari mereka tidak saling mengenal satu sama lain.

Namun, karena rasa penasaran yang tinggi, niat untuk mengetahui kegiatan teman tersebut, maka  Anda mulai berselancar dengan kuota yang Anda beli dengan harga yang tidak murah.

Selain melakukan pemborosan, bukan kah lebih baik Anda berkomunikasi dengan teman-teman Anda yang sudah Anda kenal dan berada cukup dekat dengan Anda.

Siapa saja mudah untuk meretas data pribadimu
Sebelum Anda bermain Facebook, petugas administrasi Facebook akan meminta Anda untuk mengisi data pribadi Anda.

Anda bisa saja mengisi data palsu dan foto palsu, teteapi sisi negatifnya adalah Anda akan kesulitan menemukan orang-orang yang Anda kenal, begitu pun sebaliknya.

Jadi, mau tidak mau Anda harus mengisi data diri sesuai dan selengkap mungkin.

Namun, permasalahannya data lengkap yang Anda berikan kepada Facebook akan dengan mudah diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab sehingga bukan hal yang tak mungkin jika suatu saat Anda akan menemui suatu masalah.

Tak banyak yang peduli dengan unggahan Anda
Ketika Anda mengunggah foto, status, atau berbagi artikel, mungkin Anda berharap banyak teman yang bereaksi memberikan komentar pada unggahan tersebut.

Namun, pada kenyataannya, seberapa banyak yang merespon unggahan Anda?

Sebab, sangat sedikit orang yang peduli dengan apa yang Anda lakukan, dengan siapa Anda sekarang, sedang makan di mana Anda, atau apa yang baru saja Anda beli, dan orang-orang yang melakukan itu mungkin berada tepat di sebelah Anda saat Anda melakukannya.

Itu adalah suatu hal yang sia-sia, percakapan dengan orang terdekat Anda lebih penting ketimbang bermain Facebook saat Anda bersama seseorang.

Apakah Anda masih akan melanjutkan bermain Facebook dengan risiko-risioko tersebut? Semua keputusan berada di ujung jari Anda sekarang. (kompas.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*