Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Pembaretan Seluruh Gubernur di Natuna

Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri pembaretan gubernur se-Indonesia oleh TNI di Pantai Teluk Buton, Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Riau,

Presiden Joko Widodo bersama Ketua MUI Maruf Amin (kiri), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kedua kanan) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) menyampaikan keterangan pers usai pertemuan dengan tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/5). Presiden meminta semua pihak untuk menghentikan gesekan yang membuat dinamika kehidupan berbangsa memanas dan memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu-ragu menindak tegas segala bentuk ucapan serta tindakan yang mengganggu persatuan dan persaudaraan. (Sumber: Harian KOMPAS/ANTARA/PUSPA PERWITASARI)

JAKARTA, Baranews.co – Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri pembaretan gubernur se-Indonesia oleh TNI di Pantai Teluk Buton, Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5/2017).

Dalam perjalanannya ke Natuna, Presiden Jokowi akan lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sekira pukul 07.30 WIB.

Berdasarkan informasi dari situs Kemedagri, sebanyak 23 Gubernur dan 4 wakil gubernur hadir pada kegiatan tersebut. Mereka adalah Gubernur Sulsel, Jatim, Maluku, Papua Barat, Sumut, Sultra, Maluku Utara, Sulteng, Bali, Lampung, Babel, Kalsel, Jabar, Kaltim, Sumsel, Kaltara, Jambi, NTB, Kalteng, Sumbar, Sulut dan Gubernur Kepri. Selain itu, hadir pula wagub Kalbar, Papua, Banten, dan NTT.

Sekadar diketahui, pembaretan gubernur akan dilakukan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Berdasarkan keterangan resmi dari Mabes TNI beberapa waktu lalu, selain pembaretan gubernur juga akan dilakukan latihan puncak Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Natuna. Latihan tempur itu melibatkan sekira 5.900 prajurit TNI itu.

Adapun PPRC TNI melibatkan Satuan Tugas Darat (Satgasrad), Satuan Tugas Laut (Satgasla), Satuan Tugas Udara (Satgasud), Satuan Darat (Satrad) lanjutan, Satuan Manover Infanteri dan Kavaleri, Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) dan Satuan Bantuan Administrasi (Satbanmin).

Sementara alat utama sistem senjata (Alutsista) yang dikerahkan dalam latihan PPRC TNI ini melibatkan tiga Angkatan antara lain, TNI AD 15 unit multi kaliber roket astros, 6 unit meriam 155 cesar, 6 unit meriam 76, 9 unit Giant Bow Arhanud, 2 unit helikopter MI 17, 2. Selain itu, ada juga helikopter MI 35, 10 unit helikopter Bell 412, 18 unit MBT Leopard, 1 unit recovery tank, 1 unit tank Avlb, 20 unit MI 13, 14 unit tank marder, 10 sea rider, 3 unit Panser Anoa Mo, 1 unit Panser Anoa Ko, 10 unit jet ski dan 2 unit kapal motor cepat (KMC).

Sedangkan dari TNI AL melibatkan alutsista 1 KRI Kelas Sigma, 1 KRI Kelas LPD, 1 KRI Kelas Parchim, 4 sea rider, 5 tank amfibi BMP3F, 8 Panser Amfibi BTR50 M dan TNI AU 1 FLT PTTA (Skadron 51), 4 FLT BTU, 4 FLT SUL, 9 Psw C-130, 2 Psw Cn-295, 1 helikopter FLT Standby SAR. (okezone.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*