KEBAKARAN STASIUN KLENDER: Api Berasal dari Gudang Stasiun Klender Jakarta Timur

Puing-puing bangunan Stasiun Klender, Jakarta Timur setelah dilalap api, Jumat (19/5). Api mulai melalap Stasiun tersebut mulai pukul 07.35. Kejadian tersebut sempat menimbulkan penumpukan penumpang KRL di Stasiun Buaran yang akan menuju ke arah Manggarai dan Jakarta Kota dan rangkaian kereta penumpang luar kota dari dan menuju arah Jakarta. (Sumber: KOMPAS/RIZA FATHONI)

Oleh: JOHANNES GALUH BIMANTARA dan AGNES RITA SULISTYAWATY

JAKARTA, Baranews.co – Api yang membakar Stasiun Klender, Jakarta Timur, Jumat (19/5) pagi diduga berasal dari gudang di stasiun tersebut. Menurut laporan para saksi mata, api mulai terlihat di ruangan gudang stasiun, sekitar  pukul 07:15 tadi pagi.

Manajer Senior Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Suprapto, mengatakan, petugas di Stasiun Klender mencoba untuk memadamkan, namun api semakin membesar dan merembet ke bangunan stasiun.  “Selanjutnya para petugas kebakaran datang ke lokasi, dan api sdh bisa dipadamkan pada pukul 08:05,” katanya.

Meski ada dugaan kebakaran di Stasiun Klender, Jakarta Timur, pada Jumat (19/5) diakibatkan hubungan pendek arus listrik, PT Kereta Api Indonesia meminta publik menunggu hasil penyelidikan. Saat ini, Tim Keselamatan PT KAI masih di lokasi kebakaran untuk mencari tahu penyebab pasti.

“Tim Keselamatan sedang turun ke lapangan,” ucap Suprapto di Stasiun Klender Jumat pagi. Akibat kebakaran, perjalanan kereta dari arah Jakarta ke Bekasi dan sebaliknya dihentikan pukul 07.15-08.55.

KOMPAS/JOHANNES GALUH BIMANTARA

Suprapto, Manajer Senior Humas PT KAI Daop 1 Jakarta. di Stasiun Klender, Jakarta Timur, Jumat (19/5).

Ia menegaskan tidak ada korban luka dalam kejadian ini, baik penumpang maupun staf di stasiun. “Waktu kebakaran, memang ada kereta di stasiun tetapi posisinya sudah mulai berjalan berangkat,” kata Suprapto.

Kereta dari arah Jakarta ke Bekasi dan sebaliknya sudah dapat melintas kembali, tetapi warga belum dapat naik dan turun di Stasiun Klender. Pengaturan perjalanan dilakukan secara manual dari Stasiun Jatinegara dan Stasiun Cakung.

Tidak bisa dipakai

Kebakaran menyebabkan seluruh bangunan Stasiun klender terbakar, termasuk diantaranya ruangan pengantur perjalanan kereta api dan loket.  Pada pukul 08.55, kereta api sdh bisa melintas meskipun pengaturan masih manual. Sementara, Stasiun Klender tidak bisa melayani turun dan naiknya penumpang.

KOMPAS/RIZA FATHONI

Puing-puing bangunan Stasiun Klender, Jakarta Timur setelah dilalap api, Jumat (19/5). Api mulai melalap Stasiun tersebut mulai pukul 07.35.

Eva Chairunisa, VP Corporate Communication PT KAI Commuter Line Jakarta (KCJ), mengatakan, operasional KRL Lintas Bekasi – Jakarta Kota dan sebaliknya sudah kembali normal sejak pukul 08.55.

“Meski perjalanan KRL telah normal, namun Stasiun Klender saat ini hingga satu hari ke depan belum dapat dioperasikan untuk melayani naik turun penumpang KRL,” katanya dalam keterangan pers.

Pengguna yang biasanya naik-turun dari Stasiun Klender, kata Eva, dapat menuju stasiun terdekat seperti Jatinegara atau Buaran.

KOMPAS/RIZA FATHONI

Puing-puing bangunan Stasiun Klender, Jakarta Timur setelah dilalap api, Jumat (19/5).

“Bagi pengguna jasa yang pagi ini sempat tertahan dan memutuskan berganti moda, apabila belum sempat melakukan proses pengembalian tiket, maka jangka waktu pengembalian tiket tetap dapat dilakukan sampai Senin 22 Mei 2017,” kata Eva. (ART/JOG)/Harian KOMPAS

KOMPAS/RIZA FATHONI

Puing-puing bangunan Stasiun Klender, Jakarta Timur setelah dilalap api, Jumat (19/5).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*