Serena Williams Dikabarkan Hamil, Amankah Tetap Main Tenis?

"Tenis tetap olahraga yang baik untuk wanita yang sedang hamil karena termasuk aktivitas dengan skala moderat untuk kesehatan jantung,"

Baranews.co – Petenis Amerika Serikat Serena Williams dikabarkan sedang hamil ketika pada tanggal 19 April lalu ia mengunggah foto di Snapchat dengan keterangan “20 minggu”.

Petenis berusia 35 tahun tersebut kemudian memang menghapus postingan fotonya. Namun, jika memang ia sedang mengandung 20 minggu, ini berarti ia sedang hamil ketika memenangi kejuaraan Australia Terbuka pada Januari 2017 lalu.

Para ahli mengatakan, secara umum bermain tenis aman untuk ibu hamil, paling tidak di awal masa kehamilan. Tentu saja bermain tenis saat kehamilan semakin besar akan menyulitkan.

“Tenis tetap olahraga yang baik untuk wanita yang sedang hamil karena termasuk aktivitas dengan skala moderat untuk kesehatan jantung,” kata Dr.Jonathan Schaffir, ahli ginekologi dari Ohio State University Wexner Medial Center.

Menurut dia, tenis boleh dilakukan di awal kehamilan karena memiliki risiko benturan rendah. Semakin besar ukuran perut, maka pusat gravisitas berubah sehingga rentan jatuh.

Ia menambahkan, karena Williams adalah atlet elit yang sedang dalam puncak kekuatan fisiknya, maka peraih gelar Australia Terbuka selama 7 kali ini aman melakukannya.

“Untuk kebanyakan ibu hamil, tidak disarankan main tenis dalam durasi yang lama dan intensitas tinggi seperti dalam pertandingan,” kata Schaffir.

Secara umum, jika ibu hamil sehat dan tidak memiliki risiko mengalami komplikasi kehamilan, aman untuk melakukan berbagai jenis olahraga.

Olahraga secara rutin saat hamil terbukti memiliki banyak manfaat, mulai dari mengurangi sakit punggung, mengurangi risiko diabetes gestasional, menguatkan jantung dan pembuluh darah, serta menjaga kesehatan berat badan selama hamil.

Jenis olahraga yang sebaiknya dihindari adalah yang beresiko jatuh, termasuk ski, selancar, bersepeda off-road, gimnastik, atau menunggang kuda. Olahraga lain yang haram bagi ibu hamil adalah yang beresiko menyebabkan pukulan di perut, seperti basket, sepak bola, tinju, atau hoki.

Kehamilan di trimester tiga sebaiknya pilih yang ringan, seperti jalan kaki, senam, atau berenang. Perubahan hormonal selama kehamilan akan membuat persendian menjadi lebih rileks sehingga risiko cidera bertambah. (kompas.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*