Menghitung Peluang Barcelona ke Semifinal Berdasarkan Sejarah

Gelandang Barcelona, Andres Iniesta, berduel dengan pemain Juventus, Miralem Pjanic, dalam pertandingan pertama perempat final Liga Champions, 11 April 2017. (Sumber: kompas.com/GIUSEPPE CACACE / AFP)

Baranews.co – Barcelona dituntut menang dengan selisih empat gol saat menjamu Juventus pada partai kedua perempat final Liga champions di Stadion Camp Nou, Rabu (19/4/2017).

Beban itu dipikul tim berjulukan La Blaugrana setelah tumbang 0-3 pada duel pertama di Turin pekan lalu.

Tuntutan mencetak minimal empat gol bukanlah misi mustahil buatBarcelona. Menilik sejarah di kompetisi UEFA, peluang mereka masih ada 5,6 persen.

Dicatat otoritas sepak bola Eropa itu, total 467 kali tim tuan rumah memenangi duel pertama dengan skor 3-0. Dari jumlah tersebut, 441 tim di antaranya lolos ke babak selanjutnya.

Artinya, masih ada 26 kisah yang bisa menginspirasi Barcelona untuk melakukan comeback di depan para pendukungnya.

View image on Twitter

Bahkan, dibandingkan Borussia Dortmund yang juga menelan kekalahan pada partai pertama, Barcelona memiliki peluang lebih besar.

Sebagai tuan rumah, Dortmund takluk 2-3 dari AS Monaco pada partai pertama di Signal Iduna Park pekan lalu. Pasukan Thomas Tuchel harus menjalani laga kedua di kandang lawan.

Seratus kisah serupa Dortmund terjadi sepanjang sejarah kompetisi UEFA, cuma tiga di antaranya meloloskan tim yang kalah pada duel perdana.

Dengan kata lain, kans Dortmund cuma tiga persen atau tidak lebih besar dari Barcelona.

View image on Twitter

Selain dari kisah historis tim lain, Barcelona juga bisa berharap dari sejarahnya sendiri. Mereka memang belum pernah membalikkan defisit tiga gol di Liga Champions, tetapi sempat melakukan hal yang lebih besar.

Paling gres adalah cerita comeback di perempat final. Barcelonasempat kalah 0-4 pada partai pertama di markas Paris Saint-Germain, kemudian memutarnya kedudukan dengan kemenangan 6-1 di Camp Nou.

Oleh karenanya, Luis Enrique masih bersikap optimistis terkait kans timnya.

“Kami harus mencetak satu gol lebih sedikit daripada tuntutan kami ketika melawan PSG,” ujar Enrique.

Kata sedikit yang dilontarkan Enrique turut terkonfirmasi oleh trenBarcelona. Mereka selalu mencetak minimal empat gol setiap laga kandang Liga Champions musim ini. (EFA, Marca, Transfermarkt/Anju Christian/kompas.com/if).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*