Laga Harga Diri Mourinho, Tottenham Hotspur Semakin Menekan Chelsea

Sumber: Aonbet.com

MANCHESTER, Baranews.co – Amarah dan dendam akan sangat terasa di Old Trafford saat Manchester United menjamu Chelsea, Minggu (16/4) malam WIB. Namun, pada laga pertaruhan harga diri ini, manajer skuad “Setan Merah” Jose Mourinho tidak punya banyak amunisi untuk menuntaskan dendam.

Sepanjang musim ini, MU sudah dua kali dipecundangi Chelsea. Pada laga perempat final Piala FA di Stamford Brigde, Chelsea menang 1-0. Hasil laga itu semakin memperparah luka yang diderita skuad Setan Merah ketika Chelsea membantai mereka, 4-0, Oktober lalu, juga di Stamford Bridge.

Total dalam 12 laga pertemuan terakhir kedua tim ini di semua kompetisi, MU belum sekali pun mengalahkan Chelsea. Sebaliknya, Chelsea sudah tujuh kali menang dan meraih hasil imbang lima kali.

Rentetan kekalahan dari “The Blues” itu tidak hanya memicu dendam para pemain MU, tetapi turut “menampar” Mourinho. Sebagai pelatih yang pernah didepak Chelsea setelah memberikan tiga gelar juara Liga Inggris, kesempatan melawan mantan klubnya itu menjadi ajang pertaruhan harga diri.

Namun, keberuntungan belum juga berpihak kepada Mourinho. Laga krusial malam ini justru berlangsung saat Setan Merah sedang kelelahan dan rontok. Mereka kehabisan amunisi saat akan melawan rival terbesarnya.

MU baru saja menghabiskan energi melawan Anderlecht pada laga pertama perempat final Liga Europa, Jumat (14/4) dini hari WIB. Laga yang berakhir 1-1 itu pun kembali menunjukkan lini serang MU yang masih lembek sehingga Mourinho kembali uring-uringan.

Wayne Rooney juga diperkirakan belum bisa tampil maksimal karena masih memulihkan cedera engkel. Selain itu, gelandang Juan Mata serta bek Phil Jones dan Chris Smalling juga dibekap cedera dan bakal absen.

Sebaliknya, Chelsea akan datang dengan kondisi yang jauh lebih segar dan tanpa satu pemain pun yang mengalami cedera. Mereka juga punya motivasi tinggi untuk mempertahankan posisi puncak klasemen Liga Inggris setelah tim peringkat kedua, Tottenham Hotspur, pada Sabtu kemarin menggilas Bournemouth, 4-0, dan memangkas selisih poin dengan Chelsea menjadi empat poin.

Meski menganggap laga kontra Chelsea sebagai laga biasa, Mourinho tetap mengakui Chelsea lebih baik dari mereka. “Bukan sekadar mereka lebih segar dari kami, tetapi mereka punya kualitas, baik secara individu maupun kolektif,” katanya, seperti dikutip BBC.

Gelandang MU, Paul Pogba, kepada ESPN mengatakan, laga kontra Chelsea lebih dari sekadar misi menuntaskan dendam. Kemenangan atas Chelsea bisa lebih mendekatkan ambisi MU untuk finis di posisi keempat klasemen dan membuka peluang meraih tiket ke Liga Champions musim depan.

Pogba hanya mewaspadai gelandang Chelsea, N’Golo Kante, pemain kunci Leicester City saat juara Liga Inggris musim lalu. “Kante bisa ada di mana-mana. Dia pemain terhebat Chelsea saat ini,” ungkapnya.

Tak ada masalah

Pertemuan Mourinho dengan Manajer Chelsea Antonio Conte juga menjadi daya tarik laga ini. Hubungan kedua manajer itu selama ini terlihat tegang, terutama ketika Mourinho pernah menuding Conte sengaja mempermalukannya saat laga Oktober lalu. Ketika Chelsea unggul 4-0, Conte meminta suporter untuk berteriak lebih keras.

Namun, Conte menyatakan ia tak ada masalah dengan Mourinho. “Ini hanya masalah kompetisi olahraga. Normal saja ada konflik, tetapi ini sebatas dalam olahraga saja,” katanya, dikutip The Guardian.

Masalah terbesar Conte dan Chelsea saat ini adalah posisi mereka yang kian dibayangi Spurs. Mereka harus tetap konsisten meraih tiga poin untuk bisa meraih trofi Liga Inggris musim ini.

Saat melawan Bournemouth, Spurs melanjutkan tren positif, menang tujuh kali beruntun di kandang. Keempat gol Spurs dicetak oleh Mousa Dembele dan Son Heung-Min pada babak pertama serta Harry Kane dan Vincent Janssen pada babak kedua. (DEN)/Harian KOMPAS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*