Begini Bentuk Kapal Induk Baru Jepang

Sumber: dw.com

Jepang meluncurkan kapal induk helikopter kedua yang diberi nama “Kaga.” Bersama kapal induk serupa, “Izumo,” Jepang kini memiliki dua kapal perang yang menggandakan daya tempur negeri pasifis tersebut.

 

Alat Perang Pasifisme

Raksasa samudera sepanjang 248 meter ini diluncurkan dari sebuah galangan kapal di Yokohama. Setidaknya 520 serdadu akan ditempatkan pada kapal induk helikopter tersebut. Sejak Perang Dunia II konstitusi Jepang yang menganut ideologi Pasifisme sebenarnya melarang keberadaan angkatan bersenjata. Sebab itu militer Jepang menyebut diri sebagai “Angkatan Pertahanan.”

Japan Hubschrauberträger DDH-184 Kaga bei der Übergabezeremonie in Yokohama (Reuters/T. Hanai)

Duet Kaga dan Izumo

Proses pengerjaan kapal “Kaga” dan “Izumo” berlangsung selama delapan tahun. Kedua kapal induk helikopter itu digerakkan oleh mesin Diesel. Menurut media pemerintah di Tokyo membayar 1,2 miliar Dollar AS atau sekitar 16 triliun Rupiah. “Kaga” diambil dari nama provinsi Jepang di pulau Honshu.

Japan Hubschrauberträger DDH-184 Kaga bei der Übergabezeremonie in Yokohama (Reuters/T. Hanai)

Kapal Perang buat Tujuan “Kemanusiaan”

Dengan dua kapal induk tersebut Jepang mengaku ingin meningkatkan kapasitas dan daya angkut personal atau barang bantuan kemanusiaan, seperti untuk bencana alam. “Kami bisa menyumbang lebih banyak untuk kegiatan humaniter,” kata Menteri Pertahanan Takayuki Kobayashi.

Japan Hubschrauberträger DDH-184 Kaga bei der Übergabezeremonie in Yokohama (Reuters/T. Hanai)

Kapal Multiguna

Landasan pacu Kaga memungkinkan lima helikopter untuk mendarat atau terbang pada waktu yang bersamaan. Meski berstatus kapal induk helikopter, sejumlah pakar militer meyakini landasan pacu Kaga juga didesain agar bisa menampung jet tempur termutakhir.

Japan Hubschrauberträger DDH-184 Kaga bei der Übergabezeremonie in Yokohama (Reuters/T. Hanai)

Ancaman Cina

Kaga dan Izumo masing-masing bisa menampung 28 helikopter berukuran sedang atau 14 helikopter berukuran besar. Termasuk dalam sistem pertahanan adalah 7 helikopter yang didesain khusus untuk menghancurkan kapal selam. Fitur tersebut dianggap mendesak untuk mendeteksi kapal selam Cina dengan lebih efektif.

Japan Hubschrauberträger DDH-184 Kaga bei der Übergabezeremonie in Yokohama (Reuters/T. Hanai)

Berdesain Ganda

Tahun 2010 Forecast International melaporkan sejumlah fitur desain Kaga mampu menampung pesawat tiltrotor sayap tinggi V-22 Osprey atau bahkan jet tempur generasi kelima AS, F-35 Lightning II. Sifatnya yang tidak membutuhkan landasan pacu yang panjang dan mampu mendarat secara vertikal membuat F-35 cocok untuk dioperasikan di atas Kaga.

USA Pearl Harbor Angriff japanischer Flugzeuge (Getty Images/Keystone)

Bayang Gelap Sejarah

Namun begitu pemilihan nama “Kaga” dianggap kontoversial. Pasalnya nama serupa pernah digunakan untuk kapal induk Jepang yang mulai aktif sejak 1928 dan terlibat dalam serangan Pearl Harbor. Kapal tersebut dikaramkan militer AS pada Perang Midway, Juni 1942. (dw.com/swh).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*