Ketua MK Murka, Pecat 4 Bawahan yang Curi Berkas Pilkada Dogiyai

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan kegeramannya terhadap kasus pencurian berkas Pilkada Kabupaten Dogiyai. Berkas itu dicuri oleh pegawai institusi MK.

Jakarta, Baranews.co – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan kegeramannya terhadap kasus pencurian berkas Pilkada Kabupaten Dogiyai. Berkas itu dicuri oleh pegawai institusi MK.

“Penyelidikan internal sudah selesai. Orang-orang yang terlibat di dalam pencurian satu ekslempar (Pilkada Dogiyai) sudah kita sikat, sudah kita pecat!” ujar Arief dalam konferensi pers di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017).

Arief mengatakan dari hasil pemeriksaan internal MK, pencurian berkas Dogiyai melibatkan empat orang pegawai MK.

“Hasil pemeriksaan memang benar, empat orang ini sudah terlibat secara nyata. Oleh karena itu Sekjen memecat empat orang ini, yang dua di antaranya satpam. Mereka ini yang terlihat CCTV adalah satpam senior, yang sejak awal ada di MK. Kemudian kedua satpam ini, tugasnya memang mengamankan di situ (ruang penyimpanan berkas), tetapi dia yang mengambil satu dokumen itu. Kemudian yang berikutnya PNS yang namanya Sukirno dan kemudian berikutnya pangkatnya lebih tinggi dia Kasubag Humas, pejabat eselon empat namanya Rudi Harianto,” paparnya.

Arief mengaku malu atas tingkah laku dari pegawainnya. Lantaran belum lama dari kasus Patrialis, kini sudah ada masalah baru yang melibatkan pegawai MK.

“Pejabat (dua pns) sudah kita sikat semua itu. ini penyakit yang ada di MK harus kita bersihkan. Jadi selain dari sisi administrasi pegawai kita sudah melaporkan hal ini kepada Polda Metro Jaya yang ditangani reskrim. Sekarang prosesnya, sudah kita sampaikan di sana, kita laporkan. Jadi nanti secara adminisrtasi dapat sanksi, nanti secara pidana akan diproses lebih lanjut oleh kepolisian,” pungkasnya. (detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*