Mantan Wartawan Asal Inggris Divonis 7 Bulan Penjara di Bali

Warga Inggris dan mantan wartawan David Fox di balik jeruji besi di Bali. (Sumber: australiaplus.com/AP: Firdia Lisnawati)

DENPASAR, Baranews.co – Mantan wartawan perang yang bekerja pada Reuters, David Fox asal Inggris, dijatuhi vonis 7 bulan penjara di PN Denpasar Bali, karena terbukti memiliki narkoba jenis ganja. Dia telah menjalani sebagian besar masa hukumannya di LP Kerobokan dan akan bebas dalam waktu tidak lama.

Fox ditangkap bersama seorang pria asal Australia Giuseppe Serafino yang disidangkan terpisah dan akan divonis Selasa (14/3/2017) pekan depan.

“(Saya) sangat mensyukuri hukuman yang ringan ini,” ujar Fox kepada wartawan usai pembacaan vonis oleh Majelis Hakim.

“Saya sangat bertrima kasih kepada tim pembela saya dan semua rekan dan pendukung yang membantu saya melewati semua ini,” tambahnya.

Tim pembela Fox dalam persidangan mengajukan pembelaan dengan argumen bahwa Fox memakai narkoba tersebut karena mengalami kondisi PTSD atau post traumatic stress disorder yang disebabkan pekerjaannya sebagai wartawan perang selama bertahun-tahun.

Di luar ruang sidang pria berusia 55 tahun ini menyatakan akan mulai mengikuti rehabilitasi begitu dia dibebaskan dari penjara.

Pihak JPU tidak mengungkapkan apakah akan mengajukan banding atas vonis tersebut.

Sementara itu Serafino (48) yang berasal dari Australia Barat menghadapi dakwaan kepemilikan narkoba kategori pertama.

JPU pekan ini membacakan tuntutan agar terdakwa dipenjarakan selama 1 tahun. Vonis kasus Serafino akan disampaikan pekan depan. (Samantha Hawley – Kepala Biro ABC di Indonesia/ab: Farid M. Ibrahim/australiaplus.com/swh).

Australian Giuseppe Serafino, wearing prison orange, walks into a Bali court.
Warga Australia Giuseppe Serafino akan divonis di PN Denpasar pada Selasa 14 Maret 2017. (AP: Firdia Lisnawati).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*