Rasio Elektrifikasi Rendah, PLN Ruteng Survei 65 Desa Di Tahun 2017

Manager PLN Ranting Ruteng, I Made Dhanu Wijaya (Foto: NTT.baraneww.co/Alfan Manah).

Oleh: Alfan Manah-NTT.baranews.co

RUTENG, Baranews.co – Rasio Elektrifikasi (RE) di wilayah pelayanan PLN Ranting Ruteng yang mencakup Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur masih terbilang rendah. Karena itu, di tahun 2017, PLN Ranting Ruteng akan melakukan survei di 36 desa di wilayah Manggarai Timur dan 29 desa di wilayah Manggarai.

“Untuk wilayah Kabupaten Manggarai Timur, RE baru mencapai 44,91%. Sedangkan Kabupaten Manggarai, RE mencapai 45,91%,” ujar Manager PLN Ranting Ruteng, I Made Dhanu Wijaya kepada wartawan di Ruteng, Rabu, 1/2/2017.

Dikatakan Dhanu, data Rasio Elektrifikasi ini diperoleh dari jumlah rumah tangga yang sudah berlistrik dibagi dengan jumlah rumah tangga yang ada.

“Ini data per November 2016 lalu,” ujarnya.

Menurut Dhanu, RE PLN untuk wilayah Kabupaten Manggarai mencapai 39.63 %, dan total RE mencapai 45.91%.

Sedangkan RE PLN untuk wilayah Manggarai Timur mencapai 32.82%. Dan total RE mencapai 44.91%.

Yang dimaksud, RE PLN adalah RE dari jaringan dan listrik PLN. Sedangkan RE total adalah RE PLN ditambah rumah tangga warga yang menggunakan penerangan sendiri seperti genset.

Rasio Desa Berlistrik

Sementara itu, Rasio Desa Berlistrik di Kabupaten Manggarai mencapai 46,34%. Dan Kabupaten Manggarai Timur mencapai 18,18%.

Jumlah desa berlistrik di Kabupaten Manggarai Timur mencapai 32 Desa sedangkan 144 desa lainnya belum dialiri listrik.

Selain itu, jumlah desa berlistrik di Kabupaten Manggarai mencapai 76 desa, dan 88 desa lainnya belum memiliki listrik.

Di tahun 2017, lanjut Dhanu, pihaknya ditugaskan untuk melakukan survei untuk 65 desa.

Sementara di tahun 2018, pihaknya akan melakukan survei di 108 desa di Manggarai Timur dan 57 desa di Manggarai.

“Tugas kami hanya melakukan survei ke desa-desa yang belum ada listrik. Dalam konteks desa, kan ada beberapa dusun, tetapi target kami minimal desa itu sudah ada listrik,” ujarnya.

Sedangkan soal perluasan jaringan, ujarnya, akan dilakukan kemudian dengan mekanisme pelelangan. *

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*