Jokowi: Jangan Ulangi Lagu Lama dalam Perencanaan Pembangunan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran pimpinan Kementerian/Lembaga (K/L) tidak lagi mengulangi "lagu lama" dalam perencanaan dan penyusunan anggaran optimalisasi pembangunan nasional.

Bogor, Baranews.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran pimpinan Kementerian/Lembaga (K/L) tidak lagi mengulangi “lagu lama” dalam perencanaan dan penyusunan anggaran optimalisasi pembangunan nasional.

Presiden Jokowi telah memerintahkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengawal proses perencanaan dan penyusunan anggaran pembangunan nasional.

“Kita tidak mau mengulang terus lagu lama. Perencanaan dan penganggaran yang tidak rampung. Tidak sinkron antara yang direncanakan, beda yang dianggarkan, seolah-olah terdapat dua rezim, yaitu rezim perencanaan dan rezim penganggaran,” kata Presiden saat memimpin rapat terbatas bidang ekonomi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (31/1).

Rapat dihadiri Wapres Jusuf Kalla, jajaran menteri koordinator, Menteri ATR Sofyan Djalil, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Perindustrian Airlangga Hartato, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Dia mengatakan diperlukan sinergitas yang baik antara Kementerian dan Lembaga sehingga pencapaian program prioritas dapat diselesaikan secara maksimal dan tepat waktu.

Selain itu, kata Presiden, dalam mengeksekusi program pembangunan wajib menjalankan mekanisme money follow program.

“Jangan hanya sebatas label. Diberi label money follow program tapi dalam praktiknya tetap money follow function,” katanya.
Novy Lumanauw/PCN

Investor Daily

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*