Bahas Hoax, Menkominfo Segera Hubungi Facebook

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara memastikan pertemuan dengan pihak Facebook urung dilakukan. Sebagai gantinya akan dilakukan video call untuk membahas masalah isu hoax.

Jakarta, Baranews.co – Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara memastikan pertemuan dengan pihak Facebook urung dilakukan. Sebagai gantinya akan dilakukan video call untuk membahas masalah isu hoax.

Sedianya pihak Facebook Asia Pasifik akan melakukan pertemuan dengan Menkominfo pada akhir Januari ini. Namun karena terjadi musibah pada perwakilan Facebook, pertemuan tersebut dibatalkan dan dijadwal ulang kembali.

“Monica Bickert – perwakilan Facebook yang mengurus regulasi konten – tengah berkabung karena suaminya meninggal dunia,” kata pria yang kerap disapa Chief RA ini ketika ditemui usai acara peluncuran program Born to Control di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin petang (30/1/2017).

Karena itu pembahasan soal isu hoax dijadwal ulang menjadi 6 Februari mendatang. Namun Monica tidak belum akan datang ke Indonesia. Pembicaraan dengan Menkominfo akan dilakukan lewat video call.

Setelah itu barulah pihak Facebook akan mendatangi kantor Kominfo untuk membahas lebih lanjut. Namun Rudiantara belum bisa memastian kapan pertemuan tersebut akan berlangsung.

“Belum tahu kapan, tapi mereka memastikan akan kesini setelah melakukan video call,” tegasnya.

Di tempat yang sama Dirjen Semmuel Abrijani Pangerapan turut pula memastikan bahwa tidak hanya perwakilan Facebook yang akan datang membahas masalah hoax dengan Kominfo. Twitter pun dijadwalkan akan melakukan pertemuan serupa dengan Menkominfo

“Mereka memang ada perwakilannya di Indonesia. Tapi yang dijadwalkan bertemu dari Australia,” ungkap pria yang kerap disapa Sammy ini.

Seperti diketahui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus berupaya menjegal laju penyebaran hoax atau berita bohong di dunia maya. Salah satu langkahnya adalah dengan berkoordinasi dengan penyedia layanan media sosial.

Pihak Kominfo telah menghubungi pihak Facebook, Twitter, Google dan lainnya untuk diajak membahas penyebaran hoax di layanan mereka. Tapi memang belum terlaksana lantaran jadwal yang belum bisa dipastikan. (detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*