Jalan atau Lari, Lakukan Saja karena Sama Bagusnya

Di era modern seperti sekarang, gaya hidup manusia semakin tidak terkontrol, mulai dari kebiasaan makan yang tidak memperhatikan gizi, rendahnya kualitas tidur, hingga malas berolahraga. Padahal gaya hidup sehat akan membuat kualitas hidup baik.

Jakarta, Baranews.co – Di era modern seperti sekarang, gaya hidup manusia semakin tidak terkontrol, mulai dari kebiasaan makan yang tidak memperhatikan gizi, rendahnya kualitas tidur, hingga malas berolahraga. Padahal gaya hidup sehat akan membuat kualitas hidup baik.

Semakin banyak orang yang tidak peduli dengan olahraga karena sudah terlalu lelah bekerja. Namun tak sedikit pula orang yang masih peduli dengan olahraga walau hanya dengan lari setiap akhir pekan. Jika Anda masih menganggap lari hanya bagus untuk jantung, coba lihat manfaatnya seperti yang dilansir dari Popsugar berikut.

1. Bikin senang
Sensasi euforia akan dialami setelah jangka panjang atau joging di sekitar rute tertentu yang membuat kita seperti kembali ke alam dan bertemu dengan orang-orang saat berlari.

2. Mengatasi depresi
Sebuah penelitian pada 2013 yang diterbitkan di Medicine & Science in Sports & Exercise menunjukkan bahwa aktivitas fisik adalah alternatif yang efektif untuk mengobati depresi. Akan lebih baik lagi jika dikombinasikan dengan meditasi.

3. Medorong kinerja otak
Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di London Journal of Physiology menunjukkan bahwa berlari baik untuk kesehatan kognitif, menjalankan, mengaktivasi, dan meningkatkan cadangan neuron dalam otak manusia, yang merupakan pusat kapasitas otak untuk belajar.

4. Meningkatkan daya ingat
Sebuah penelitian pada 2014 di University of British Columbia menunjukkan bahwa latihan aerobik teratur atau jenis yang bisa meningkatkan detak jantung dan membuat berkeringat, seperti berlari, dapat meningkatkan ukuran hippocampus. Hippocampus adalah area otak yang terlibat dalam memori verbal dan pembelajaran. Lari juga bisa menangkal gejala penyakit Alzheimer.

5. Mempertajam mental
Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Neurologyshowed menyatakan bahwa orang tua yang terus berolahraga secara teratur mengalami tingkat penurunan mental yang lebih lambat.

6. Mengurangi risiko serangan jantung
Ada banyak penelitian membuktikan bahwa berjalan atau berlari dapat membantu fungsi jantung. Sebuah penelitian baru dari Universitas Hartford menemukan fakta bahwaorang yang biasa berlari menyebabkan penurunan faktor risiko kardiovaskular.

7. Menurukan tekanan darah
Asosisasi Jantung Amerika (AHA) mengatakan berlari itu memang baik. AHA mengatakan 150 menit aktivitas fisik cepat per minggu dapat menjaga tekanan darah dalam rentang yang sehat.

8. Menjaga kesehatan lutut
Penelitian menunjukkan bahwa berjalan benar-benar membantu massa peningkatan tulang dan dapat memperlambat pengeroposan tulang yang berkaitan dengan usia.

9. Mengurangi risiko kanker
Menurut Institut Kanker Nasional Amerika ada bukti yang meyakinkan bahwa aktivitas fisik berdampak pada penurunan risiko kanker usus besar dan payudara. Beberapa penelitian juga telah melaporkan hubungan antara aktivitas fisik dan penurunan risiko kanker prostat, paru-paru, dan lapisan rahim (kanker endometrium).  Penemuan yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition itu menunjukkan bahwa berjalan dapat mengurangi kerentanan seseorang terhadap bentuk-bentuk tertentu dari kanker.

10. Bikin panjang umur
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa kematian karena kurang berolahraga dua kali lipat dibandingkan dengan obesitas. (tempo.co/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*