Jokowi: Saya Hanya Penggembira, yang Penting Bisa Memotivasi Atlet

Saya ikut ini kan penggembira, tapi yang paling penting bisa memotivasi, bisa mendorong semua atlet panahan, baik yang masih junior maupun sudah senior, agar panahan ini bisa betul-betul kita tekuni, agar prestasi kita bisa meloncat baik,

Jakarta, Baranews.co – Skor yang didapat Presiden Joko Widodo memang tak setinggi mantan atlet panahan nasional, Nurvitriyana, di Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017. Jokowi mendapat skor 107, sedangkan Nurvitriyana meraih 323.

“Saya ikut ini kan penggembira, tapi yang paling penting bisa memotivasi, bisa mendorong semua atlet panahan, baik yang masih junior maupun sudah senior, agar panahan ini bisa betul-betul kita tekuni, agar prestasi kita bisa meloncat baik,” tutur Jokowi seusai pertandingan di Lapangan Pusdikzi, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/1/2017).

Jokowi mengikuti kategori eksekutif yang diikuti 31 peserta lainnya. Tetapi ada satu peserta yang tak hadir di lokasi saat pertandingan berlangsung, sehingga Jokowi menghadapi 30 pepanah lain.

Sebelum pertandingan kategori eksekutif, ada pula laga untuk para atlet junior. Mereka berusia SD hingga SMA.

“Iya, memang atlet itu dimulai dari anak-anak, usia dini pasti seperti itu. Ikut kompetisi sebanyak mungkin akan menjadi atlet yang baik di kemudian hari. Nggak mungkin langsung kayak saya umur 50-an ingin jadi atlet, ya ndak-lah. Jadi dimulai dari usia dini,” tutur Jokowi.

Jokowi: Saya Hanya Penggembira, yang Penting Bisa Memotivasi AtletPresiden Jokowi di kejuaraan panahan (Bagus-detikcom)

Jokowi berharap cabang olahraga ini semakin diminati masyarakat Indonesia. Panahan sendiri sudah menjadi hobi untuk Jokowi saat ini.

“Hampir 7-8 bulan ini pelatihan setiap Sabtu/Minggu, kadang dua kali kadang untuk me-refresh tetapi juga sekaligus untuk olahraga karena biasanya sebelum panahan lari dulu, 6-7 kilometer baru panah,” kata Jokowi.

Jokowi: Saya Hanya Penggembira, yang Penting Bisa Memotivasi AtletFoto: Presiden Jokowi di kejuaraan panahan (Bagus/detikcom)

Diwawancarai terpisah, pelatih panahan Jokowi, Rizal Barnardi, menilai Presiden ke-7 RI itu tergolong cepat belajar. Dia baru resmi menjadi pelatih Jokowi sejak September 2016.

“Dari Bapak (Presiden) tadi sebenarnya lebih dari target. Perkiraan awal di bawah 100, ternyata dapat di atas 100, bahkan mendapatkan nilai sempurna. Kalau Pak Presiden ini dalam rangka hobi, bukan untuk menjadi atlet,” kata Rizal.

Alat-alat yang dipakai Jokowi saat bertanding pun dibelinya sendiri. Harganya di bawah Rp 10 juta, menurut Rizal. (detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*