Aksi Susi Naik Kano di Tengah Laut Saat Resmikan Konservasi Kima

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, meresmikan konservasi kima di Negeri Morella, Leihitu, Maluku. Dengan gagah berani, Susi sigap naik kano lalu mendayungnya ke tengah lautan menuju titik konservasi kima.

Maluku, Baranews.co – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, meresmikan konservasi kima di Negeri Morella, Leihitu, Maluku. Dengan gagah berani, Susi sigap naik kano lalu mendayungnya ke tengah lautan menuju titik konservasi kima.

Awalnya, Susi tidak ragu menceburkan dirinya ke laut saat melihat kapal penuh penumpang pada Jumat (16/12/2016). Susi mengenakan kaos panjang dan celana panjang selam warna hitam. Dia lalu naik ke kano dan sigap mendayungnya sambil duduk. Kano yang didayung Susi menjauh dari pantai. Susi tampak berdiri sambil terus mendayung kano ke titik konservasi kima.

Menteri Susi menyebur ke laut, lalu naik kano menuju konservasi kima.Foto: Haris Fadhil/detikcom
Menteri Susi menyebur ke laut, lalu naik kano menuju konservasi kima.

Sebelum melakukan aksi di atas laut, Susi sempat memberikan sambutan di pinggir pantai. Ia mengajak warga Morella menjaga laut dan kekayaan yang terkandung di dalamnya. “Sekarang pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Bapak Jokowi sangat serius menjadikan laut sebagai masa depan bangsa. Pak Jokowi perintahkan saya tenggelamkan kapal asing maka saya tenggelamkan,” kata Susi.

Menteri Susi mendayung kano menuju ke tengah laut.Foto: Haris Fadhil/detikcom
Menteri Susi mendayung kano menuju ke tengah laut.

“Pak Jokowi juga buat Perpres nomor 44/2016 yang isinya melarang kapal asing menangkap ikan di laut kita. Mereka cuma boleh beli dari kita, urusan tangkap kami yang kuasai,” imbuhnya.

Selain itu, Susi mengingatkan para nelayan agar menggunakan alat tangkap yang diizinkan saja. Menurutnya, alat tangkap yang diizinkan tersebut telah diperhitungkan dampak lingkungannya. “Nangkap ikan juga jangan pakai trawl atau pukat yang sudah dilarang. Kalau bisa nangkap ikan jangan tiap hari, kasih laut kesempatan untuk memuliakan dirinya,” jelas Susi.

Dia bahkan berdiri dan terus menjaga keseimbangan hingga sampai titik konservasi kima.Foto: Haris Fadhil/detikcom
Dia bahkan berdiri dan terus menjaga keseimbangan tubuh hingga sampai titik konservasi kima.

Susi berharap Pemerintah Daerah Maluku serius menggarap potensi laut baik untuk perikanan maupun untuk wisata. “Kebijakan pemerintah Maluku yang ingin menjadikan laut sebagai potensi utama baik dari wisata maupun kelautan harus diiringi dengan kebijakan yang sejalan. Jangan lagi izinkan tambang, jangan izinkan orang buang sampah ke laut dan akhirnya laut rusak,” ujar Susi. (detik.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*