Jadi Pemasok Sabu ke Dalam Lapas, PNS Kejaksaan Ditangkap

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kejaksaan Negeri Sleman, HL, ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi DI Yogyakarta.

YOGYAKARTA, Baranews.co – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kejaksaan Negeri Sleman, HL, ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi DI Yogyakarta.

Pria yang bekerja di bagian pengamanan tahanan ini ditangkap karena menjadi pemasok narkotika jenis sabu ke Lapas Narkotika Kelas IIA Pakem, Sleman.

Kabid Pemberantasan BNNP DIY, AKBP Mujiana, mengatakan, pada awalnya, ada informasi bahwa akan ada upaya memasukkan sabu ke dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pakem, Sleman.

“Informasinya dilakukan oleh oknum PNS di Kejaksaan Negeri Sleman berinisial HL,” ujar Mujiana dalam jumpa pers di kantor BNNP, Selasa (13/12/2016).

Dari informasi tersebut, petugas BNNP DIY lalu mengikuti HL dari rumahnya di Klaten, Jawa Tengah. Di tengah perjalanan menuju kantor Kejaksaan Negeri Sleman, petugas menghentikan dan menangkap HL.

“Saat sampai di Tridadi, Sleman, petugas langsung menangkap HL. Saat dilakukan interogasi HL mengaku bekerja di Kejaksaan Negeri Sleman bagian pengamanan tahanan,” ucapnya.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap HL. Hasilnya dari dalam tas punggung yang dibawa HL ditemukan paket sabu.

“Barang bukti yang ditemukan dari dalam tas punggung warna hitam berupa paket sabu seberat 71 gram. Paket dibungkus plastik transparan dan dilakban coklat,” tuturnya.

Dari penyelidikan yang dilakukan tim gabungan BNNP DIY, Kejaksaan Negeri Sleman dan Lapas Narkotika Kelas II A Pakem, Sleman, diketahui bahwa paket sabu yang dibawa oleh HL akan dimasukkan ke dalam Lapas.

Sabu tersebut merupakan pesanan dari salah satu warga binaan di Lapas Narkotika Kelas II A Pakem, Sleman.

“Barang tersebut rencananya akan dimasukan ke dalam Lapas atas pesanan seorang laki-laki berinisial BN yang merupakan warga binaan di Lapas Narkotika Pakem, Sleman,” tandasnya.

Dari informasi tersebut, BNNP berkoordinasi dengan Lapas Narkotika Kelas II A Pakem, Sleman untuk melakukan penggeledahan dalam sel. Dari penggeledahan itu, petugas menemukan dua ponsel dalam sel warga binaan berinisial BN.

Petugas juga melakukan penggeledahan rumah HL di Klaten, Jawa Tengah. Dari penggeledahan itu ditemukan sejumlah barang bukti antara lain dua plastik klip berisi serbuk putih yang diduga sabu, tujuh korek api, dua buah alat isap dan empat pipet kaca masih ada serbuk sabu.

“Dari tes urine yang dilakukan kepada HL, diketahui hasilnya positif,” pungkasnya. (kompas.com/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*