Tidur Larut Malam Baik Bagi Kesehatan

Repro: dw.com

Biasanya bangun pagi hari dianggap kebiasaan baik, dan bukti Anda rajin. Tapi menurut studi, kebiasaan yang berlawanan, yaitu aktif di malam hari seperti burung hantu tidak buruk, bahkan bermanfaat bagi kesehatan.

 

Kecerdasan Tinggi

Menurut studi pakar evolusi Satoshi Kanazawa, anak-anak yang cerdas akan berkembang menjadi orang dewasa yang bekerja hingga malam hari dan tidur larut malam. Di samping itu, menurut studi Universitas Madrid, mahasiswa yang belajar hingga larut malam dapat nilai lebih tinggi daripada yang bangun pagi hari, dalam tes IQ.

Symbolbild Amateursport Deutschland (imago/David Heerde)

Lebih Berenergi

Peneliti di Universitas Alberta menguji kekuatan kaki sembilan orang yang biasa bangun pagi, dan sembilan yang tidur larut malam. Kekuatan orang yang bangun pagi konstan sepanjang hari, sedangkan energi mereka yang biasa tidur larut malam memuncak di malam hari.

Symbolbild Kreativität (Colourbox)

Lebih Kreatif

Orang yang biasa tidur larut malam lebih punya kemampuan dalam mencari solusi yang kreatif dan lain daripada yang lain, dibanding mereka yang biasa bangun pagi. Marina Giampietro yang mengadakan studi di Milan mengungkap, tidur larut malam mendorong timbulnya jiwa yang non konvensional, sehingga bisa menemukan solusi alternatif.

Überforderte Büroangestellte mit vielen Post-Its im Gesicht (picture alliance/Bildagentur-online/Begsteiger)

Secara Mental Lebih Waspada

Studi Universitas Liege yang meneliti aktivitas otak orang yang biasa bangun pagi dan yang biasa tidur malam menunjukkan, 10,5 jam setelah bangun, aktivitas otak yang mengurus kewaspadaan dan ritme biologis harian pada mereka yang biasa bangun pagi menurun drastis. Itu jika dibanding dengan mereka yang biasa tidur larut malam.

Gläubige Meditationsraum 2011 (picture-alliance/dpa)

Memiliki Unsur Meditatif

Semua orang yang biasa tidur larut malam bisa membenarkannya. Mungkin karena larut malam orang lain tidak aktif lagi, sehingga suasana sekitar tenang. Orang merasa punya kesempatan untuk bersendiri dan dalam situasi tenang bersama dunia.

Symbolbild Freelancing Generation Y (Mila Supynska - Fotolia.com)

Berperangai Lebih Tenang

Biasanya orang beranggapan, kurang tidur menyebabkan uring-uringan di pagi hari. Tapi studi menunjukkan, berlawanan dengan pandangan umum, mereka yang biasa bangun pagi memiliki jumlah kortisol lebih tinggi dalam darah. Hormon ini diproduksi tubuh untuk menangani stres.

US Präsident Barack Obama Vorbereitung zu seiner Rede zur Lage der Nation 28.01.2014 (Reuters)

Punya “Teman” Orang Beken

Mereka yang biasa tidur larut malam juga punya rekan orang terkenal. Barack Obama salah satunya. Dalam wawancara dengan Newsweek tahun 2009 Obama mengatakan, “Saya mulai bekerja sekitar 9 pagi, sampai sekitar 6:30 malam. Setelah anak-anak tidur, saya masih membaca dan menulis sesuatu hingga 11:30. Setelah itu saya masih membaca buku hingga 12:30.” [ml/vlz (huffingtonpost, littlethings)/dw.com/swh]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*