Hanya Makan Buah Setiap Hari, Sehatkah?

Ilustrasi (Repro: kompas.com/Thinkstockphotos)

Baranews.co – Buah-buahan memang kelompok pangan sehat karena kandungan serat dan vitaminnya. Namun, sehatkah jika sehari-hari kita cuma mengonsumsi buah-buahan saja?

Beberapa orang percaya bahwa menjadi Fruitarian, alias orang yang hanya makan buah-buahan, merupakan cara untuk menjadi sehat.

Inna Wakeham, salah satu fruitarian, sudah setahun terakhir ini hanya mengonsumsi buah, baik dalam bentuk dimakan langsung atau dijus. Ia bahkan tidak minum air putih karena khawatir air tersebut tercemar.

“Menjadi fruitarian telah mengubah hidup saya. Saya merasa lebih muda dan cantik. Berat badan berhasil turun dan mood juga lebih baik,” kata wanita berusia 50 tahun dari Inggris ini.

Lain lagi dengan Belinda White (46). Wanita yang tampak berusia 20-an tahun ini membeberkan rahasianya, yaitu makan 20 buah setiap harinya.

Melania Trump (46) yang sebentar lagi akan menjadi Ibu Negara AS ini juga tak pernah absen makan buah. Meski bukan termasuk fruitarian, tapi ia rutin makan 7 buah setiap hari untuk menjaga berat badannya.

Para penganut pola makan fruitarian ini beranggapan, pola makan tersebut merupakan cara hidup nenek moyang manusia yang menyehatkan.

Walau demikian, para ahli mengatakan bahwa mengasup buah saja tidaklah menyehatkan. Apalagi, buah-buahan biasanya mengandung gula tinggi. Tidak mengonsumsi sumber protein juga dianggap dapat memicu gangguan penyakit.

“Saya tidak merekomendasikannya. Pola makan ini bisa menyebabkan kurang gizi dan kelebihan serat bisa menyebabkan sakit perut. Mengganti air putih dengan jus buah juga berbahaya karena kandungan gula dalam jus sangat tinggi,” kata Anna Daniels, ahli gizi.

Daniels menjelaskan, penganut fruitarian bisa kekurangan nutrisi dan vitamin yang sangat penting untuk kesehatna kulit. Juga kekurangan protein, kalsium, dan asam lemak, yang dibutuhkan untuk memperbaiki sel-sel dan tulang,” katanya.

Kelebihan konsumsi buah juga berdampak pada gigi. Buah-buahan mengandung gula tinggi, meski alami tapi gula tetaplah gula yang dapat merusak gigi.

Konsumsi gula yang berlebihan juga bisa meningkatkan risiko kanker dan mengganggu produksi kolagen sehingga membuat kulit cepat kendur.

“Buah sangat mengandung gula, dan gula mempercepat penuaan. Penganut fruitarian sebenarnya mendapatkan manfaat bukan dari apa yang mereka makan, tapi jenis makanan yang mereka hindari,” kata Dr.Zoe Harcombe, ahli nutrisi.

Fruitarian memang tidak mengonsumsi tepung, alkohol, serta makanan yang diproses. Namun, mereka kekurangan lemak yang baik dan protein. (Daily Mail/kompas.com/bh)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*