Pesawat Medis Tabrak Resor di Filipina, 9 Orang Tewas

Sebuah pesawat jenis medis menabrak resor Pansol, Kota Calamba, Provinsi Laguna, Filipina. Dilaporkan sembilan orang tewas akibatnya kecelakaan pesawat itu.

ilustrasi

Manila, Baranews.co – Sebuah pesawat jenis medis menabrak resor Pansol, Kota Calamba, Provinsi Laguna, Filipina. Dilaporkan sembilan orang tewas akibatnya kecelakaan pesawat itu.

Dilansir CNN Filipina, Senin (2/9/2019), Polisi Calamba mengatakan pesawat BE350 dengan nomor ID RP-C2296 jatuh pada Minggu (1/9) pukul 03.00 waktu setempat. Dalam manifesto pesawat tercatat ada sembilan orang penumpang.

Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional mengatakan dua orang pegawai resor itu terluka akibat insiden tersebut. Dua orang bernama Luisa Roca dan John Rae Roca saat ini dirawat di rumah sakit di Filipina.

Otoritas setempat terus melakukan operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi.

Sementara itu, Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) menyebut pesawat tersebut kehilangan kontak radar pada pukul 03.10 malam waktu setempat, saat terbang 25 mil laut dari Manila. Polisi mengatakan pesawat terbang dari Dipolog pada pukul 01.40 malam waktu setempat.

Penyelidik Kecelakaan Pesawat dan Penyelidik Dewan Penyelidik CAAP dikirim ke lokasi kecelakaan untuk mengindetifikasi penyebab kecelakaan pesawat itu.

Kepada CNN Filipina, saksi mata Ryan Estrellado mengaku melihat pesawat terbang dengan ketinggian rendah dengan suara mesin yang keras sebelum jatuh dan meledak.

“Pesawat itu terbang rendah. Ketika ketinggian mulai, ada banyak asap dan itu sangat bising. Anda tahu bahwa itu akan turun,” ucap Ryan.

Sedangkan, pegawai kantor yang bekerja dekat lokasi Ahrcee Genil mengatakan pesawat itu jatuh sekitar pukul 03.10 malam waktu setempat.

“Kami menyadarinya, kami tahu itu terbang rendah karena mesinnya keras. Itu mencoba naik. Sementara dia mencoba memanjat, puing-puing mulai berjatuhan, dan kemudian menghilang di awan. Dan kemudian ketika kami berlari ke sisi lain resor, kami melihatnya sedikit zig-zag di udara saat turun, lalu meledak,” kata Ahrcee.  (detik.com/hp)