FILM: Helm Darth Vader dan Kacamata Harry Potter Akan Dilelang September Mendatang

Sumber: dw.com

Helm hitam legendaris Darth Vader dari tahun 1980 di film Star Wars diperkirakan akan terjual 500 ribu dolar AS. Masih banyak harta karun Hollywood yang akan dilelang di Los Angeles September mendatang.

Baranews.co – Helm Darth Vader dari sekuel Star Wars “The Empire Strikes Back” adalah salah satu koleksi harta karun Hollywood yang ditawarkan dalam lelang jutaan dolar di Los Angeles yang akan berlangsung 25-26 September.

Ada sekitar 1000 barang dengan nilai jual diperkirakan seluruhnya 10 juta dolar AS.

Star Wars selalu populer. Tidak pernah lebih panas dari sekarang, dengan waralaba yang berlanjut sekuat itu,” kata Zach Pogemiller dari rumah lelang Profiles in History.

Pengamat memperkirakan helm Darth Vader bisa mencapai harga 500 ribu dolar karena popularitasnya. Sebagai artefak yang sangat populer, harganya bahkan “bisa melebihi itu,” kata Zach Pogemiller.

USA Star Wars Episode III Premiere in Los Angeles (Getty Images/F.M. Brown)Actor Mark Hamill (tengah) dengan Chewbacca (kiri) dan Darth Vader 8kanan) ketika memperkenalkan sekuel Star Wars Episode III di Los Angeles, 12 Mei 2005

Topeng dan helm Darth Vader itu dikenakan oleh aktor David Prowse, sementara James Earl Jones menyuarakan peran tersebut.

Artefak Penyihir dari Oz dan Titanic

Barang lain yang diperkirakan akan menembus harga 500 ribu dolar adalah gaun hitam-putih yang dikenakan oleh Barbara Koshay, yang menjadi pemeran “double” untuk Judy Garland, ketika memerankan Dorothy dalam film klasik “The Wizard of Oz” dari tahun 1939.

Juga gaun yang dikenakan oleh Kate Winslet dalam film “Titanic” diperkirakan akan menjadi perebutan sengit dengan harga tinggi. Lalu ada juga kacamata Harry Potter yang ditandatangi oleh aktor pemerannya, Daniel Radcliffe.

Mexico Harry Potter Tattoo (picture-alliance/AP Photo/R. Blackwell)Kacamata Harry Potter yang ditandangani aktor pemerannya Daniel Radcliffe juga akan dilelang September mendatang di Los Angeles

“Anda selalu mendengar cerita tentang personel studio film yang menyelamatkan barang-barang yang dulu dianggap sampah dan sekarang menjadi barang tak ternilai,” kata Zach Pogemiller.

“Sulit dipahami bahwa banyak orang tidak memiliki pandangan jauh ke depan untuk melestarikan semua artefak penting yang merupakan bagian budaya dan sejarah kita,” ujarnya. [hp/ts (afp)]/dw.com/swh