SEPAK BOLA EROPA: Yang Sengit dan Biasa Saja di Penyisihan Grup Liga Champions Eropa

Suasana undian grup Liga Champions di Monako, Kamis (29/8/2019). Grup D dan F akan menampilkan pertarungan seru karena mempertemukan tiga tim yang memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya. (Sumber: Kompas/

Monako, Baranews.co  Dari hasil undian babak penyisihan grup Liga Champions di Monako, Kamis (29/8/2019), pertandingan di Grup D dan F menarik untuk ditunggu. Di kedua grup itu, ada tiga tim yang memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya.

Grup D yang diisi Juventus, Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, dan Lokomotiv Moscow akan menjadi tontonan yang menarik. Juventus dan Atletico Madrid telah mengeluarkan biaya besar pada bursa transfer musim panas ini.

Juventus telah menghabiskan 188,5 juta euro (Rp 2,9 triliun), sedangkan Atletico berada satu tingkat di atas raksasa Italia tersebut dengan pengeluaran 243,5 juta euro (Rp 3,8 triliun). Juventus memiliki megabintang Cristiano Ronaldo, sedangkan Atletico memiliki bintang baru Joao Felix yang didatangkan dari Benfica dengan harga 126 juta euro (Rp 1,9 triliun) meskipun masih berusia 19 tahun.

Selain Atletico, Juventus juga harus berhadapan dengan Bayer Leverkusen dan Lokomotiv Moscow yang bisa memberikan kejutan. Tanpa mengesampingkan kekuatan Lokomotiv Moscow, Leverkusen akan menjadi batu sandungan terberat bagi Juventus dan Atletico untuk meraih poin.

Nama Leverkusen sering tertutup oleh kedigdayaan Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund di Liga Jerman. Akan tetapi, Leverkusen sering menjadi batu sandungan bagi kedua klub tersebut.

REUTERS / MATTHEW CHILDS

Pemain Tottenham Hotspurs, Jan Vertonghen, tengah berebut bola dengan pemain Bayer Leverkusen, Javier Hernandez, dalam babak grup Liga Champions Eropa musim lalu.

Leverkusen dikenal sebagai tim batu loncatan sebab beberapa pemain besar pernah memperkuat klub berjuluk ”Werkself” (Skuad Pabrik) tersebut sebelum berlabuh ke klub papan atas Eropa. Mereka adalah Michael Ballack, Lucio, Arturo Vidal, Emre Can, Toni Kroos, Son Heung-min, dan Julian Brandt.

Musim ini, mereka diperkuat pemain masa depan Jerman, Kai Havertz, yang diminati sejumlah klub top Eropa. Leverkusen juga memiliki bek tangguh Jonathan Tah, pemain sayap lincah Leon Bailey, dan gelandang tangguh Kerem Demirbay, serta penyerang Kevin Volland. Kehadiran manajer asal Belanda Peter Bosz membuat permainan Leverkusen menjadi atraktif. Bosz selalu memainkan sepak bola menyerang dan aliran bola cepat.

”Grup yang tangguh, seperti biasanya, babak grup selalu seperti itu, tetapi kami yakin. Kami adalah Juventus dan kami berharap untuk memulai dengan baik di Liga Champions,” kata Ronaldo.

AFP/ VALERY HACHE

Hasil undian babak penyisihan grup Liga Champions di Monako, Kamis (29/8/2019)

Bagi Juventus, menjuarai Liga Champions adalah ambisi terbesar mereka setelah musim lalu hanya mencapai perempat final setelah kalah dari Ajax Amsterdam. Kegagalan tersebut memakan korban dengan didepaknya Massimiliano Allegri meskipun mempersembahkan gelar juara Liga Italia.

Pengeluaran besar Juventus pada musim ini menunjukkan ambisi mereka yang sangat besar untuk meraih trofi ”Si Kuping Besar” tersebut. ”Ini adalah kompetisi yang sulit untuk dimenangkan, tetapi kami sangat percaya diri untuk tahun ini,” ujar Ronaldo.

AFP/ VALERY HACHE

Penyerang Juventus asal Portugal Cristiano Ronaldo

Sementara itu, pertarungan di Grup F yang mempertemukan Barcelona, Borussia Dortmund, Inter Milan, dan Slavia Praha akan menjadi grup yang paling dinantikan. Tanpa mengesampingkan kekuatan Slavia Praha yang menjadi juara Liga Ceko, akan ada tiga klub yang bersaing memperebutkan dua jatah untuk lolos ke babak selanjutnya.

Barcelona yang musim lalu kalah secara tragis oleh Liverpool di semifinal akan berjuang mengobati luka mereka dan demi meraih tiga gelar di musim ini. Seperti yang diungkapkan sang kapten Lionel Messi beberapa bulan lalu, mereka berambisi meraih seluruh gelar tiap tahun.

AFP/ VALERY HACHE

Penyerang Barcelona asal Argentina Lionel Messi memperoleh trofi penyerang terbaik Liga Champions musim lalu pada acara pengundian babak penyisihan grup Liga Champions di Monako, Kamis (29/8/2019).

Bagi Dortmund, bertemu dengan Barcelona ibarat seperti mimpi yang tidak ingin menjadi kenyataan. Ketika sarapan pagi jelang pengundian, para pemain Dortmund membayangkan Barcelona akan menjadi lawan mereka di babak penyisihan grup.

Kapten Dortmund Marco Reus tidak mengira bahwa bayang-bayang tersebut menjadi kenyataan. ”Beberapa dari kami berdiri bersama saat sarapan pagi dan kami senang membicarakan tentang Barcelona. Ternyata hal tersebut terjadi,” ujar Reus.

Manajer Dortmund Lucien Favre pun tak bisa menutupi keraguannya untuk bisa mengalahkan Barcelona. Ia memprediksi timnya hanya mampu bermain imbang saat berhadapan dengan Barcelona dan Inter Milan. ”Ini benar-benar grup yang sangat sulit dan menjadi tantangan besar bagi kami,” ujar Favre.

AFP/ VALERY HACHE

Mantan pemain tim nasional Belanda, Wesley Sneijder, membuka kertas undian bertuliskan Borussia Dortmund pada pengundian babak penyisihan grup Liga Champions di Monako, Kamis (29/8/2019). Dortmund harus berjuang keras lolos ke babak selanjutnya karena berada satu grup dengan Barcelona dan Inter Milan.

Grup A sejatinya tak kalah menarik dengan Grup D dan F. Namun, Paris Saint-Germain (PSG) dan Real Madrid yang mengisi grup tersebut sepertinya tidak akan memperoleh kesulitan berarti dari Club Brugge dan Galatasaray. Kedua klub kaya tersebut tinggal bertarung untuk menentukan juara grup.

Manajer PSG Thomas Tuchel mengaku siap bertarung melawan Real Madrid yang telah menjuarai kompetisi ini sebanyak 13 kali. ”Kami tahu setiap tahun kami harus siap sejak pertandingan pertama. Kami akan siap untuk tampil sejak awal,” ujar Tuchel.

Begitu juga dengan Grup B yang diisi Bayern Muenchen, Tottenham Hotspur, Olympiakos, dan Red Star Belgrade. Tottenham yang merupakan semifinalis musim lalu dan juara Liga Jerman Bayern Muenchen kemungkinan tidak akan kesulitan ketika bertemu Olympiakos dan Red Star.

Kiper Bayern Muenchen, Manuel Neur, pun percaya diri, grup ini hanya akan diisi oleh pertarungan Muenchen dan Tottenham. ”Saya pikir perlombaan untuk dua tempat teratas akan berada di antara kami dan Tottenham. Tottenham adalah tim yang sangat bagus dan telah menunjukkannya di Liga Champions musim lalu,” ujar Neur.

Saya pikir perlombaan untuk dua tempat teratas akan berada di antara kami dan Tottenham. Tottenham adalah tim yang sangat bagus dan telah menunjukkannya di Liga Champions musim lalu.

Pada pramusim lalu, kedua tim telah bertemu dan berakhir imbang 2-2. Bek Bayern Muenchen Joshua Kimmich optimistis dapat mengalahkan Tottenham di Liga Champions musim ini.

Di grup lain, klub-klub besar Eropa, seperti Manchester City dan Liverpool, kemungkinan tidak akan memperoleh banyak kesulitan. City hanya hanya akan menghadapi tim medioker Eropa, seperti Shakhtar Donetsk, Dinamo Zagreb, dan Atalanta.

Pemain Shakhtar dan Zagreb telah mengakui bahwa kekuatan City ada di atas mereka. Penyerang Sakhtar, Junior Moraes, meratapi nasib buruk timnya karena harus kembali satu grup dengan Manchester City selama tiga tahun berturut-turut. Sementara itu, Kapten Dinamo Zagreb, Arijan Ademi, mengungkapkan bahwa City adalah tim dari dunia lain.

Liverpool juga hanya akan menghadapi tantangan sulit dari Napoli yang tahun lalu satu grup. Kekuatan FC Salzburg dan Genk masih jauh berada di bawah mereka.

”Saya tidak tahu seberapa sering saya bermain melawan Napoli. Mereka merupakan tim yang sangat berpengalaman. Saya perlu melihat Genk dan Salzburg lebih dekat. Saya tahu mereka sangat muda, menarik, dan segar,” ujar Manajer Liverpool Juergen Klopp.

AFP/ VALERY HACHE

Bek Liverpool asal Belanda, Virgil van Dijk (kedua dari kiri), memperoleh trofi pemain terbaik Liga Champions musim lalu pada acara pengundian babak penyisihan grup Liga Champions di Monako, Kamis (29/8/2019)

Grup yang memiliki kekuatan merata ada pada Grup G dan H. Grup G diisi Zenit St Petersburg, Benfica, Olympique Lyon, dan RB Leipzig. Sementara grup H ada Chelsea, Ajax Amsterdam, Valencia, dan Lille. Kekuatan mereka relatif seimbang. Tak ada yang diunggulkan dan tak ada yang hanya akan menjadi penggembira.

Penasihat Teknik Chelsea Petr Cech menilai grup yang dihuni Chelsea memiliki kekuatan yang imbang. Menurut mantan kiper Chelsea dan Arsenal tersebut, masing-masing tim bisa saling mengalahkan sehingga persaingan akan menjadi menarik. (AFP)/PRAYOGI DWI SULISTYO/Kompas Cetak