REFORMA AGRARIA: Pemerintah Segera Bagikan 2,6 Juta Hektar Lahan

Diskusi bertajuk ”Reforma Agraria di Perkotaan” yang diselenggarakan Koalisi Pembaruan Agraria (KPA), Kamis (20/6/2019). (Sumber: KOMPAS/BENEDIKTUS KRISNA YOGATAMA)

Jakarta, Baranews.co – Reforma agraria yang mulai digalakkan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terus dilanjutkan. Mulai pekan depan, pemerintah akan mendistribusikan 2,6 juta lahan hutan kepada masyarakat.

Seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta (19/8/2019), Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, pemberian sertifikat gratis merupakan langkah awal Reforma Agraria.

”Sekarang kami sudah siap untuk redistribusi lahannya. Minggu depan sudah mulai,” katanya.

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar menjelaskan, dengan membagikan 2,6 juta hektar lahan itu berarti 63 persen target program redistribusi lahan sudah terpenuhi. Sebelumnya, pemerintah memang menargetkan untuk membagikan 4,9 juta hektar lahan kepada masyarakat.

Lahan seluas 2,6 juta hektar yang akan dibagikan berasal dari percepatan penyelesaian tanah dalam kawasan hutan (PPTKH) dan lahan hutan produksi yang sudah tidak produktif lagi. (ANITA YOSSIHARA)/Kompas Cetak

KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Ratusan petani dari empat desa di Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Jambi, Rabu (9/5). Massa menuntut pemerintah mengadakan reforma agraria berupa hak kelola lahan seluas 4.200 hektar. Sejak 10 tahun terakhir, lahan dikelola masyarakat untuk penanaman sawit.