“Hidup Saya Terganggu karena Keliru Dikira Simbol Seks Bollywood”

Argawal dihujani ratusan panggilan telepon masuk setelah film Bollywood yang dibintangi Sunny Leone menyebut nomor ponselnya. (Sumber: BBC News Indonesia/BBC/GETTY IMAGES)

Seorang pria India bernama Puneet Agarwal menerima telepon masuk yang bertubi-tubi setelah nomor ponselnya disebut dalam sebuah film Bollywood. Ia mengaku lelah dan frustrasi terus-menerus menghadapi situasi itu.

Baranews.co – Dalam film berjudul Arjun Patiala, aktris Sunny Leone menyebut nomor telepon karakter yang diperankannya. Nomor tersebut ternyata benar-benar ada dan dimiliki Agarwal.

Pria berusia 26 tahun itu berkata kepada “BBC“, sejak film tersebut dirilis 26 Juli lalu, dalam sehari ia menerima lebih dari 100 telepon masuk.

“Saya bahkan tidak bisa bermimpi lagi saat istirahat malam. Telepon saya terus berdering hingga jam 4 pagi,” ujarnya.

Sunny Leone poses as she promotes India`s online gaming platform, 11Wickets.com in Mumbai, India on 12 March 2019 GETTY IMAGES
Para penelepon berharap dapat berbicara dengan aktris Sunny Leone.

Agarwal menyebut bahwa seluruh telepon masuk itu sangat mengganggu kehidupan pribadinya. Kini ia mengambil langkah hukum agar film tersebut direvisi dan menghapus adegan yang menyebut nomor ponselnya.

Leone Sunny, aktris dalam film itu, merupakan bekas bintang film porno di Amerika Serikat. Leone yang tampil dalam sejumlah film dewasa bergenre komedi dan thriller kerap dianggap sebagai simbol seks.

Tak mengherankan jika banyak pria di seluruh penjuru India, bahkan dunia, kemudian menelepon nomor ponsel Agarwal. Publik dianggap yakin bahwa nomor itu betul-betul milik Leone.

Bagaimanapun, Agarwal tak sanggup menghadapi situasi itu. “Para produser setidaknya harus memastikan apakah nomor dalam skenario film itu benar-benar ada,” ujarnya.

Film AFP
Leone yang pernah tampil dalam sejumlah film dewasa bergenre komedi dan thriller kerap dianggap sebagai simbol seks

Sutradara film Arjun Patiala, Rohit Jugraj Cauchan, menolak mengomentari keluhan tersebut.

Satu pekan setelah film itu tayang di berbagai jaringan bioskop India, Agarwal mengaku tidak dapat fokus bekerja atau bahkan menikmati makanan dan istirahat.

Ia berkata, mengganti nomor ponsel yang telah digunakannya selama bertahun-tahun bukanlah opsi untuk menghindari gangguan tersebut. “Nomor itu berkaitan dengan kolega bisnis dan kawan-kawan lama saya,” tuturnya.

Puneet Agarwal
Agarwal mengaku menerima sekitar 100 panggilan telepon masuk setelah penayangan film Arjun Patiala.

Agarwal menerima panggilan telepon pada hari pertama penayangan film Arjun Patiala. Penelepon ingin berbicara dengan Leone dan tak percaya saat Agarwal berkata ia menghubungi nomor yang salah.

Agarwal lantas memutus sambungan telepon tersebut.

“Satu, dua, tiga, bahkan 10 telepon pertama, saya kira seseorang tengah mengerjai saya. Saya pikir itu perbuatan teman saya.”

Namun panggilan telepon terus masuk ke ponselnya dan penelepon mengajukan permintaan yang sama, “Bisakah saya berbicara dengan Sunny Leone?”

Agarwal mulai menyadari yang sebenarnya terjadi saat begitu banyak penelepon merujuk film Arjun Patiala.

“Saya lantas menonton film itu dan melihat nomor telepon saya benar-benar disebut.”

“Itu bukan kesalahan para penelepon, tapi pembuat film yang mempublikasikan nomor saya,” ujarnya.

Poster for Arjun Patiala COURTESY T-SERIES/ MADDOCK FILMS
Arjun Patiala adalah film komedi romantis tentang seorang polisi di sebuah kota kecil India.

Agarwal mengaku telah mengajukan komplain ke kepolisian. Meski begitu polisi tak dapat berbuat banyak karena menganggap para penelepon tak melanggar pasal kejahatan apapun.

Sejak saat it Agarwal membuat petisi publik agar nomor ponselnya dihapus dari film. Ia tak berencana membawa masalah ini ke meja hijau, tapi hanya meminta nomor teleponnya tak semakin tersebar saat Arjun Patiala tayang di pemutar film daring.

Agarwal berkata, ia berharap persoalannya tak menimpa orang lain. “Momen pagi hanya saya sunyi sampai sekitar pukul 8.30,” ujarnya.

Setelah jam itu, ponselnya berdering setiap dua-tiga menit, sepanjang hari. Sebagian besar panggilan telepon masuk dari negara bagian Punjab dan Haryana, daerah di mana aktor utama film itu, Diljit Dosanjh, begitu populer.

Namun ada pula panggilan telepon masuk dari Italia, Dubai, Pakistan, dan Australia.

Agarwal menyebut seorang penelepon yang paling keras kepala berasal dari Selandia Baru. Saat ia tak mengangkat panggilan itu, sang penelepon disebutnya terus mengirim pesan via WhatsApp agar menerima telepon video.

Ketika Agarwal menolak, sang penelepon mengirim foto diri dan mendesaknya menunjukkan ke Sunny Leone.

Sejauh ini, hanya dua penelepon Agarwal yang berjenis kelamin perempuan. Mereka ingin berbicara pada aktor laki-laki, bukan Leone.

“Saat saya berkata tak bisa memenuhi permintaan mereka, salah seorang dari mereka terus mendesak berbincang dengan saya.”

“Saya katakan itu tidak masuk akal dan saya mematikannya,” kata Agarwal.

‘Semoga publik melihat perubahan diri saya pada tahun-tahun mendatang’

Dan ada pula penelepon yang menuturkan kata-kata kasar. “Awalnya dia sopan, tapi begitu tahu saya bukan Leone, mereka terus-menerus merundung saya.”

“Mereka mengaku tahu tempat tinggal saya, dan berencana memberi saya ‘pelajaran’,” tuturnya.

Agarwal menyebut persoalan ini dianggap aneh oleh kawan dan tetangganya. Mereka memanggil Agarwal sebagai ‘Sunny Leone dari Delhi’. Tembang populer Leone pun dinyanyikan saat Agarwal bertemu kawan dan koleganya.

“Ini menjadi seperti lelucon, dan itu tak masalah bagi saya. Tapi situasi ini semestinya tidak terjadi lagi,” ujarnya.

“Saya berusaha tertawa tapi ini kelewat batas.”

Agarwal berharap persoalan ini segera berlalu. Dan sebagai solusi, ia akan berkata kepada penelepon bahwa “Leone sedang mandi dan tak bisa menerima telepon.” (BBC News Indonesia)/swh